Berita

Mendagri Tito Karnavian Tegaskan: Kayu Gelondongan Banjir Sumatera Prioritas untuk Rehabilitasi Warga

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa gelondongan kayu yang terbawa arus banjir bandang di Sumatera dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat untuk kebutuhan rehabilitasi. Penegasan ini disampaikan Tito di Banda Aceh, Aceh, pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Menurut Tito, kayu-kayu tersebut bisa digunakan warga untuk membangun berbagai infrastruktur dasar. “Koordinasi kita dengan Menteri Kehutanan sudah clear bahwa kayu-kayu itu dapat dimanfaatkan oleh warga. Itu misalnya untuk membangun rumah, pagar, dan lain-lain, jembatan, silakan,” ujar Tito.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Namun, Tito dengan tegas melarang pemanfaatan kayu-kayu tersebut untuk kepentingan komersial oleh perusahaan. Ia menekankan bahwa prioritas utama adalah pemulihan pascabencana bagi masyarakat. “Yang nggak boleh adalah, yang nggak boleh adalah kayu itu, ya, diambil oleh perusahaan komersial, dan kemudian setelah itu dipakai untuk jualan komersial,” tegasnya.

Selain warga, instansi seperti TNI dan Polri, serta lembaga lain yang terlibat dalam upaya rehabilitasi pascabencana, juga diperbolehkan memanfaatkan kayu-kayu tersebut. Catatan Mureks menunjukkan, pemanfaatan ini harus sejalan dengan tujuan pemulihan dan tanpa motif komersial.

“Jadi semuanya sepenuhnya boleh dipakai untuk warga, oleh TNI, oleh Polri, dan lain-lain sepanjang untuk kebutuhan membangun rehabilitasi pemulihan bencana tanpa komersial,” pungkas Tito.

Mureks