Nasional

Mendagri Tito Karnavian Soroti Aceh Tamiang sebagai Prioritas Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Sumbar Mendekati Normal

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, menyatakan bahwa sejumlah wilayah di Provinsi Aceh masih memerlukan perhatian serius pascabanjir dan longsor yang melanda pada akhir November 2025. Di sisi lain, proses rehabilitasi di Sumatera Barat dilaporkan mendekati kondisi normal.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito, yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri, dalam konferensi pers percepatan rehabilitasi bencana Sumatera di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026). Ia menyoroti tujuh daerah di Aceh yang menjadi fokus utama, meskipun tidak menafikan 11 daerah lain yang juga terdampak.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Aceh Tamiang Jadi Prioritas Utama

“Khusus untuk di Aceh, ada 7 yang masih perlu kita fokus tanpa menafikan 11 daerah lain. Di antaranya adalah yang utama Aceh Tamiang,” ujar Tito. Selain Aceh Tamiang, wilayah lain yang masih cukup terdampak parah meliputi Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Mureks mencatat bahwa upaya pemulihan infrastruktur dan layanan publik di daerah-daerah ini masih terus digencarkan.

Meski demikian, Tito memastikan bahwa roda pemerintahan di Aceh sudah mulai berjalan. “11 Dari indikator yang saya sampaikan tadi, indikator pulih, pemerintahan, kabupaten berjalan atau tidak, kemudian akses darat untuk mobilitas orang atau barang, kemudian juga layanan publik serta aktivitas ekonomi, 11-nya relatif sudah berjalan dengan mendekati baik,” paparnya.

Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Selain Aceh, lima dari 18 daerah di Provinsi Sumatera Utara juga masih memerlukan perhatian serius. “Yang perlu perhatian adalah Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Mandailing Natal,” urai Tito.

Berbeda dengan Aceh dan Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat menunjukkan progres rehabilitasi yang lebih cepat. Dari 16 kabupaten/kota yang terdampak, 13 di antaranya sudah mendekati normal. Namun, tiga daerah masih memerlukan perhatian, yakni Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar. “Sumatera Barat mungkin yang paling cepat untuk recover, itu ada 16 yang dalam catatan kita saat itu terdampak kabupaten/kota, 13 di antaranya sudah mendekati normal,” tutup Tito.

Mureks