Olahraga

Manchester United Resmi Pecat Ruben Amorim, Catatkan Persentase Kemenangan Terendah Pasca-Era Sir Alex Ferguson

Manchester United (MU) secara resmi memecat Ruben Amorim dari kursi pelatih pada Senin, 05 Januari 2026, menjadikannya manajer dengan persentase kemenangan terburuk sejak kepergian legenda Sir Alex Ferguson. Keputusan ini diambil setelah serangkaian hasil kurang memuaskan yang menempatkan Setan Merah di posisi keenam Liga Primer Inggris.

Selama 47 pertandingan memimpin tim, pelatih asal Portugal ini hanya mampu meraih 15 kemenangan, 13 hasil imbang, dan menelan 19 kekalahan. Catatan ini menghasilkan persentase kemenangan yang sangat rendah, yakni 31,9 persen. Angka tersebut jauh di bawah rata-rata kemenangan Sir Alex Ferguson yang mencapai 65,2 persen dari total 810 pertandingan yang ia tangani, dengan 528 kemenangan impresif.

Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Rekor Pelatih Manchester United Pasca-Era Sir Alex Ferguson

Menurut pantauan Mureks, Amorim kini berada di dasar daftar persentase kemenangan manajer permanen MU setelah Sir Alex Ferguson. Berikut adalah perbandingan rekor para pelatih:

PelatihJumlah PertandinganPersentase Kemenangan
Sir Alex Ferguson81065,2%
Jose Mourinho53,8%
Erik Ten Hag51,8%
Ole Gunnar Solskjaer51,4%
Louis van Gaal51,3%
David Moyes3450%
Ralf Rangnick2441,7%
Ruben Amorim4731,9%

Dari data tersebut, Jose Mourinho masih memegang rekor persentase kemenangan tertinggi di antara para pelatih pasca-Ferguson, yakni 53,8 persen. Sementara itu, Ralf Rangnick, meski dengan jumlah pertandingan yang lebih sedikit (24 kali), memiliki persentase kemenangan yang lebih baik, yaitu 41,7 persen, dibandingkan Amorim.

Keputusan manajemen MU untuk memecat Amorim dinilai tepat mengingat posisi klub yang terpuruk di peringkat keenam Liga Primer Inggris, tertinggal 17 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan penggemar dan manajemen klub.

Manajemen Manchester United melalui laman resminya menyatakan, “Berada di posisi keenam di Liga Premier, manajemen klub dengan berat hati telah mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan.” Pernyataan ini menegaskan urgensi klub untuk segera melakukan perbaikan demi mencapai target musim ini.

Mureks