Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah lama dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, khususnya dalam bidang teknologi dan ilmu teknik. Reputasi ini tidak hanya terbangun dari kualitas akademik, melainkan juga komitmen ITS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berdaya saing tinggi dan siap menghadapi tantangan dunia profesional serta sosial.
ITS secara konsisten menunjukkan fokusnya yang melampaui pencapaian akademik semata. Kampus ini berkomitmen penuh untuk mengembangkan potensi mahasiswa secara menyeluruh melalui berbagai program pendukung di luar kegiatan kelas. Lantas, bagaimana ITS menjamin pengembangan setiap mahasiswanya?
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Mendorong Potensi Mahasiswa Melalui Organisasi
Salah satu pilar utama pengembangan mahasiswa di ITS adalah melalui organisasi kemahasiswaan. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS berperan sebagai wadah utama yang menaungi BEM Fakultas dan berbagai Himpunan Mahasiswa (HIMA).
Di dalam organisasi ini, mahasiswa didorong untuk belajar bekerja sama dalam tim, mengasah teknik komunikasi, manajemen diri, serta kemampuan menyelenggarakan berbagai kegiatan. BEM ITS juga melatih kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu nasional di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, sains, teknologi, hingga hukum, mempersiapkan mereka menjadi agen perubahan yang responsif.
Wadah Eksplorasi Minat dan Bakat
Selain struktur organisasi formal, ITS juga menyediakan Lembaga Minat Bakat yang menaungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Fungsi UKM ini mirip dengan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMA, menjadi ruang eksplorasi minat dan peningkatan keterampilan di berbagai bidang.
Setiap awal masa perkuliahan, ITS secara rutin menggelar UKM Expo. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan seluruh UKM dan komunitas kepada mahasiswa baru, sekaligus menjadi momen penting untuk merekrut anggota. Mureks mencatat bahwa saat ini ITS memiliki 38 UKM, beberapa di antaranya bahkan menerapkan proses seleksi yang cukup ketat untuk memastikan kualitas anggotanya.
Penguatan Nilai Spiritual dan Kebersamaan
ITS tidak hanya fokus pada aspek intelektual dan keterampilan, tetapi juga pengembangan spiritual mahasiswa. Tim Pembina Kerohanian (TPK) di ITS terdiri dari lima tim, yaitu Islam, Buddha, Hindu, Katolik, dan Kristen.
Masing-masing TPK memiliki pengurus yang aktif menyelenggarakan kegiatan keagamaan. Selain itu, organisasi-organisasi ini juga menghadirkan berbagai program untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa di lingkungan ITS, menciptakan suasana kampus yang inklusif dan harmonis.
Fasilitas Kampus Kelas Dunia Penunjang Pengembangan
Sebagai perguruan tinggi kelas dunia, ITS menyediakan fasilitas lengkap yang esensial untuk menunjang perkuliahan dan kehidupan mahasiswa. Fasilitas ini mencakup asrama yang nyaman, pusat kuliner dengan harga terjangkau, hingga fasilitas kesehatan yang memadai.
Untuk mendukung gaya hidup sehat, ITS juga menyediakan fasilitas olahraga indoor maupun outdoor. Di sisi akademik, perpustakaan modern, pusat bahasa dan budaya, serta kantor internasional yang menawarkan berbagai program belajar ke luar negeri bersama mitra ITS, menjadi bukti komitmen kampus ini. Seluruh fasilitas ini menjadikan ITS sebagai rumah kedua yang nyaman bagi mahasiswa untuk belajar dan berkembang secara optimal.






