Aktor sekaligus presenter Anrez Adelio tengah menjadi sorotan publik menyusul tudingan menghamili seorang perempuan bernama Friceilda Prillea, atau yang akrab disapa Icel. Atas tuduhan tersebut, pihak Icel diketahui telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus ini ke kepolisian.
Menanggapi isu yang berkembang, kuasa hukum Anrez Adelio, Ramzy Brata Sungkar, buka suara dan memberikan klarifikasi terkait sejumlah tuduhan yang diarahkan kepada kliennya. Menurut Mureks, Ramzy menegaskan bahwa dugaan Anrez sempat meminta Icel untuk menggugurkan kandungan tidak mengandung unsur paksaan maupun ancaman.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Klarifikasi Dugaan Paksaan Gugurkan Kandungan
“Sama halnya dengan ini, kami juga akan ungkap faktanya di hadapan hukum. Hukum yang akan menyimpulkan ini paksaan atau bukan. Dari sudut pandang saya pribadi, Anrez yang panik dan kaget mendengar kabar Icel hamil anak dia, lalu terlontar chat ‘kamu minum obat saja’ tanpa ada unsur paksaan. Dan qadarallah bayi tersebut masih ada dan sehat sampai hari ini,” kata Ramzy dalam keterangannya, kemarin.
Ramzy menilai pernyataan tersebut merupakan respons spontan yang tidak tepat, bukan bentuk tekanan. “Artinya Anrez tidak memaksakan atau adanya ancaman, lebih kepada menawarkan solusi yang impulsif dan kurang tepat,” ujarnya.
Bantahan Anrez Menghilang dan Tidak Bertanggung Jawab
Menjawab anggapan publik bahwa Anrez menghilang setelah kasus ini mencuat, Ramzy membantah hal tersebut. Ia menyebut kliennya hanya terkejut dengan pemberitaan yang menurutnya tidak sesuai fakta. “Bukan menghilang, lebih tepatnya Anrez terkejut dan tidak habis pikir dengan ‘fitnah’ dari berita yang beredar belakangan karena narasi yang dibangun oleh pihak Icel sejauh ini,” ungkapnya.
Ramzy juga menepis anggapan bahwa Anrez tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan kliennya justru sempat menemui keluarga Icel dan merencanakan pernikahan. “Kalau klien saya penjahat dan tidak bertanggung jawab, untuk apa bertemu pihak keluarga Icel dan merencanakan pernikahan serta akan membiayai semua keperluan dalam menyambut kelahiran anak tersebut,” tegasnya.
Rencana Pernikahan Batal karena Perubahan Sikap Keluarga Icel
Namun, rencana pernikahan tersebut disebut tidak terealisasi karena adanya perubahan sikap dari pihak keluarga Icel. “Pasti timbul pertanyaan, kenapa tidak terealisasi? Pihak keluarga Icel yang keluar dari kesepakatan yang sudah kami bahas bersama saat bertemu di mal Sentul,” jelas Ramzy. Ia bahkan mengklaim memiliki bukti terkait hal tersebut. “Saya pribadi punya bukti kalau mereka yang keluar dari kesepakatan atau sesuatu yang sudah disepakati bersama saat itu,” katanya.
Dugaan Ancaman dari Pihak Keluarga Icel
Lebih lanjut, Ramzy juga mengungkap adanya dugaan ancaman dari pihak keluarga Icel terhadap kliennya. “Kami memiliki rekaman suara dan di dalamnya ada ancaman dari pihak keluarga Icel ke klien saya. Jika diperlukan, rekaman tersebut akan saya perdengarkan sebagai alat bukti minimal petunjuk,” ungkapnya.
Terkait laporan yang telah masuk ke Polda dengan pasal dugaan tindak kekerasan, Ramzy menyatakan pihaknya siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. “Kita lihat saja nanti dan jalani prosedurnya sebaik mungkin,” pungkasnya.






