Otomotif

Kia Perkenalkan EV2, SUV Listrik Kompak Harga Terjangkau dengan Jangkauan 448 Km

Kia resmi memperkenalkan EV2, SUV listrik segmen B terbarunya, yang diposisikan sebagai kendaraan listrik paling terjangkau dari pabrikan Korea Selatan tersebut. Debut globalnya di Brussels Motor Show pekan ini menandai langkah Kia untuk memperluas jangkauan pasar EV dengan model yang menawarkan kombinasi kepraktisan, teknologi canggih, dan harga kompetitif, diperkirakan mulai dari sekitar €30.000.

Kehadiran EV2 di pameran otomotif bergengsi tersebut juga ditemani oleh versi performa GT dari model EV3, EV4, dan EV5. Kia EV2 dirancang sebagai mobil listrik pertama bagi banyak konsumen, kendaraan keluarga, sekaligus teman perjalanan sehari-hari, dengan dimensi kompak namun fungsional.

Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Desain Kompak dan Pilihan Baterai Fleksibel

Dengan panjang sekitar 4,1 meter (160 inci), EV2 memiliki ukuran yang ideal untuk mobilitas perkotaan. Desainnya tegak dan percaya diri, menampilkan tanda tangan pencahayaan vertikal, lengkungan roda yang kokoh, serta tampilan yang memadukan kesan petualang dan imut secara bersamaan. Pilihan ukuran roda tersedia mulai dari 16 hingga 19 inci, termasuk varian GT Line bagi konsumen yang menginginkan sentuhan lebih sporty.

Kia menawarkan dua pilihan baterai untuk EV2, masing-masing dengan output daya yang berbeda. Varian pertama menggunakan baterai 42,2 kWh yang dipadukan dengan motor 145 hp (147 PS / 108 kW), menjanjikan jangkauan hingga 317 km (197 mil). Model ini akan tersedia mulai musim semi mendatang.

Untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh, Kia menyediakan paket baterai 61,0 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 448 km (278 mil). Varian ini, bersama dengan versi GT-Line, akan hadir di kemudian hari. Kedua model EV2 ini mengusung konfigurasi motor tunggal yang menggerakkan roda depan.

Teknologi Pengisian Daya dan Fitur Interior

Waktu pengisian daya EV2 pada pengisi daya cepat DC berkisar sekitar 30 menit. Meskipun menggunakan sistem kelistrikan 400 volt yang lebih lambat dibandingkan 800 volt pada model premium seperti EV6 dan EV9, EV2 tetap mendukung pengisian AC 11 kW dan 22 kW. Fitur Vehicle-to-Load (V2L) dan Vehicle-to-Grid (V2G) juga hadir, memungkinkan pengguna untuk memberi daya pada perangkat eksternal atau bahkan mengirim energi kembali ke jaringan listrik.

Meskipun memiliki jarak sumbu roda 2.565 mm (101 inci) yang sedikit lebih pendek dari Renault 4, Kia menjamin ruang interior EV2 tidak akan mengecewakan. Konsumen dapat memilih konfigurasi empat atau lima kursi, dengan kemampuan menggeser dan merebahkan kursi untuk menyesuaikan ruang kaki atau kapasitas bagasi. Dengan kursi digeser ke depan, volume bagasi mencapai 403 liter (14,2 cu-ft) pada versi empat kursi, tidak jauh berbeda dari 420 liter (14,8 cu-ft) yang ditawarkan Renault 4. Selain itu, terdapat “frunk” (bagasi depan) berkapasitas 15 liter (0,5 cu-ft) yang praktis untuk menyimpan kabel pengisi daya.

Sistem Infotainment Canggih dan Bantuan Pengemudi

Mureks merangkum, teknologi yang disematkan pada EV2 cukup serius untuk ukuran EV entry-level. Mobil ini dilengkapi tata letak tiga layar, meliputi kluster digital, layar kontrol iklim, dan layar sentuh pusat, serupa dengan model Kia yang lebih mahal. Namun, sistem infotainment ccNC yang digunakan adalah versi ‘lite’ berbiaya lebih rendah yang dirancang khusus untuk kendaraan yang lebih terjangkau.

Fitur-fitur modern seperti pembaruan OTA (Over-the-Air), kunci digital, dan integrasi aplikasi menjadi standar. Selain itu, sistem bantuan pengemudi canggih seperti parkir jarak jauh dan kamera tampilan sekeliling, yang biasanya ditemukan pada mobil premium, juga tersedia. Diproduksi di Slovakia untuk pasar Eropa, Kia EV2 diproyeksikan menjadi salah satu peluncuran mobil listrik paling penting dalam beberapa tahun ke depan, mengingat tren permintaan akan kendaraan listrik yang kecil, masuk akal, dan terjangkau.

Mureks