Otomotif

Tennessee Akui Ribuan Penangkapan DUI Pengemudi Sadar, Angka Tertinggi dalam Delapan Tahun

Otoritas Tennessee, Amerika Serikat, mengakui telah melakukan 2.547 penangkapan atas tuduhan mengemudi di bawah pengaruh (DUI) terhadap individu yang terbukti tidak mabuk antara tahun 2017 hingga 2024. Angka ini jauh melampaui perkiraan awal dan memicu kekhawatiran serius mengenai praktik penegakan hukum serta prosedur pengujian di seluruh negara bagian.

Pada tahun 2024 saja, tercatat 419 penangkapan ‘DUI sadar’, menjadikannya total tahunan tertinggi dalam delapan tahun terakhir. Data terbaru ini diungkap setelah Biro Investigasi Tennessee (TBI) melakukan peninjauan ulang yang lebih mendalam terhadap kasus-kasus tersebut.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Sebelumnya, pada Agustus 2025, laporan awal menunjukkan lebih dari 600 kasus serupa. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut oleh TBI, jumlah sebenarnya terungkap jauh lebih besar, mencapai ribuan kasus.

Dampak pada Individu dan Pola Penangkapan

Kasus-kasus ini menimbulkan pertanyaan mendalam tentang seberapa mudah siapa pun dapat terjerat dalam situasi serupa, bahkan bagi mereka yang memiliki latar belakang hukum kuat seperti mantan Jaksa Agung AS yang juga pernah ditahan atas tuduhan DUI meski dalam kondisi sadar.

Salah satu korban, Labreesha Batey, seorang insinyur NASA, divonis bersalah atas DUI meskipun tes darah menunjukkan ia tidak mabuk. “Reputasi saya, mereka menyebarkan foto mugshot. Itu saja sudah mengancam pekerjaan dan karier saya,” ujar Batey.

Pola penangkapan yang mengkhawatirkan ini tersebar di seluruh negara bagian. Distrik Patroli Jalan Raya Tennessee di Nashville, Knoxville, dan Jackson menjadi area yang paling banyak terdampak, masing-masing mencatat sekitar 40 kasus. Yurisdiksi lain yang juga menempati daftar teratas termasuk Kantor Sheriff Sumner County, Kepolisian La Vergne, dan Kepolisian Clarksville.

Respons Legislatif dan Prosedur Pengujian

Senator Raumesh Akbari (D–Memphis), sponsor legislasi yang mewajibkan rilis data ini, menyatakan keprihatinannya. “Saya pikir daftar ini hanya mengonfirmasi bahwa ini adalah masalah nyata di Tennessee,” kata Akbari kepada Fox 17, media yang bersama para legislator terus mendorong transparansi data ini.

Akbari juga mempertanyakan akar masalahnya: “Apakah ini masalah pelatihan? Masalah prosedural? Atau apakah ini spesifik untuk kabupaten atau lembaga tertentu?” Ia berencana bekerja sama dengan penegak hukum dalam sesi legislatif mendatang untuk menjajaki undang-undang baru yang bertujuan mengurangi penangkapan DUI palsu.

Catatan Mureks menunjukkan, banyak petugas kepolisian di Tennessee tidak menggunakan perangkat uji objektif seperti alat tes napas (breathalyzer). Akibatnya, mereka hanya memiliki sedikit data objektif dan lebih mengandalkan penilaian subjektif yang rentan bias.

Saat ini, kasus ‘DUI sadar’ masih menyumbang sekitar 2,5% dari seluruh penangkapan DUI di seluruh negara bagian. Statistik untuk tahun 2025 belum tersedia.

Mureks