Jaringan restoran cepat saji KFC dan Pizza Hut di India akan digabungkan melalui rencana merger antara dua operator waralaba Yum! Brands, yakni Devyani International Limited dan Sapphire Foods India Limited. Konsolidasi besar ini diperkirakan bernilai sekitar 934 juta dollar AS atau setara Rp 15,6 triliun.
Konsolidasi Besar di Tengah Tekanan Pasar
Merger KFC dan Pizza Hut ini menandai langkah signifikan di industri quick service restaurant (QSR) India. Keputusan ini diambil di tengah tekanan yang masih membayangi sektor restoran cepat saji, termasuk perlambatan penjualan di gerai sejenis (same-store sales) dan menyempitnya margin keuntungan. Mureks mencatat bahwa kondisi ini terjadi seiring konsumen menahan pengeluaran akibat tingginya biaya hidup.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
Ketua Non-Eksekutif Devyani International, Ravi Jaipuria, menyatakan optimisme terhadap langkah ini. “Penggabungan ini akan memungkinkan kami mewujudkan skala ekonomi yang signifikan, memanfaatkan platform teknologi terpadu, serta memperkuat kemampuan rantai pasok,” ujar Ravi Jaipuria.
Skema Transaksi dan Akuisisi Tambahan
Dalam skema transaksi, Sapphire Foods akan bergabung ke dalam Devyani International. Devyani akan menerbitkan 177 saham baru untuk setiap 100 saham Sapphire Foods, dengan total 568,85 juta saham baru yang diterbitkan. Valuasi transaksi ini mencapai sekitar 83,9 miliar rupee berdasarkan harga penutupan saham Devyani.
Selain pertukaran saham, Arctic International, perusahaan afiliasi Devyani, akan mengakuisisi sekitar 18,5 persen saham disetor Sapphire Foods dari para pemegang saham pengendali. Arctic juga memiliki opsi untuk mengalihkan kepemilikan saham tersebut kepada investor keuangan yang disepakati bersama.
Devyani juga akan membayar 900 juta rupee kepada Yum! India untuk mengakuisisi 19 gerai KFC di Hyderabad. Selain itu, perusahaan akan membayar biaya lisensi sebesar 3,2 miliar rupee terkait persetujuan merger dan perluasan wilayah operasional.
Proses Persetujuan dan Dampak Pasar
Proses merger ini masih menunggu persetujuan dari sejumlah otoritas, termasuk bursa efek, Competition Commission of India (CCI), dan National Company Law Tribunal (NCLT), serta persetujuan pemegang saham dan kreditur. Proses perizinan diperkirakan memakan waktu sekitar 12 hingga 15 bulan.
Saat ini, Devyani International dan Sapphire Foods mengoperasikan lebih dari 3.000 gerai KFC dan Pizza Hut di India maupun luar negeri. Setelah merger rampung, Devyani akan mengelola jaringan tersebut di India serta sejumlah pasar internasional, termasuk Thailand, Nigeria, Nepal, dan Sri Lanka.
Pantauan Mureks menunjukkan bahwa pasar merespons positif rencana konsolidasi tersebut. Berdasarkan laporan Reuters, saham Devyani International sempat melonjak hingga 8,3 persen setelah pengumuman merger, sebelum ditutup menguat 2,8 persen. Sementara itu, saham Sapphire Foods tercatat melemah sekitar 3 persen.





