Industri perfilman Indonesia mencatat tahun yang gemilang sepanjang 2025. Bioskop Tanah Air diramaikan oleh deretan film lokal yang sukses menarik jutaan penonton, menunjukkan antusiasme tinggi publik terhadap karya sineas domestik.
Berbagai genre mendominasi layar lebar, mulai dari animasi keluarga, komedi absurd, drama romantis, hingga horor yang mengangkat mitos dan realitas sosial. Keberhasilan ini membuktikan kualitas film nasional yang mampu bersaing dan menawarkan hiburan bermutu tinggi, sekaligus menghadirkan refleksi mendalam tentang keluarga, cinta, dan kepercayaan.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
1. JUMBO, Film Animasi Pemecah Rekor Box Office Indonesia 2025
Film animasi JUMBO berhasil menorehkan sejarah sebagai film Indonesia terlaris sepanjang tahun 2025. Karya garapan Ryan Adriandhy ini sukses mengumpulkan 10.233.002 penonton, menjadikannya film Indonesia terlaris sepanjang masa.
Capaian fantastis ini menggeser posisi KKN DI DESA PENARI dan FROZEN 2 sebagai film animasi terlaris di Indonesia. JUMBO mengisahkan Don, seorang anak yatim piatu berusia 10 tahun yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar. Ia menemukan inspirasi dari buku dongeng warisan orang tuanya untuk mengikuti pertunjukan bakat.
Film ini membawa pesan kuat tentang persahabatan, kekeluargaan, serta pentingnya melawan perundungan. JUMBO dibintangi oleh Prince Poetiray, Quinn Salman, Bunga Citra Lestari, dan Ariel NOAH. Keberhasilan JUMBO tidak hanya terbatas di dalam negeri, film ini juga tayang di 17 negara lain, termasuk Malaysia, Singapura, dan Rusia, mulai Juni 2025.
2. AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!, Komedi Terlaris Kedua dengan 9,5 Juta Penonton
Posisi kedua dalam daftar film Indonesia terlaris 2025 ditempati oleh AGAK LAEN: MENYALA PANTIKU!. Film komedi ini berhasil meraih 9.525.928 penonton per 29 Desember 2025, menegaskan kekuatan waralaba Agak Laen di dunia perfilman.
Film kedua dari waralaba ini berpusat pada empat polisi yang kariernya terancam. Mereka ditugaskan menyusup ke panti jompo untuk mencari pembunuh anak wali kota. Film ini dibintangi oleh Indra Jegel, Boris Bokir, Bene Dion, dan Oki Rengga, yang dikenal dengan humor khas mereka.
3. MISTERI PABRIK GULA, Horor Misteri Berlatar Pabrik Tua
Di urutan ketiga, film PABRIK GULA berhasil menarik total 4.726.760 penonton. Film horor misteri produksi MD Pictures ini berlatar di sebuah pabrik gula tua yang menyimpan banyak rahasia kelam.
Ceritanya berkisar pada sekelompok buruh musiman yang mengalami teror dan kecelakaan tragis yang berasal dari kerajaan demit yang marah. Film ini diperankan oleh Arbani Yasiz sebagai Fadhil, Ersya Aurelia sebagai Endah, dan Erika Carlina sebagai Naning.
4. PETAKA GUNUNG GEDE, Teror Horor di Ketinggian
Masih bertemakan horor, PETAKA GUNUNG GEDE meraih 3.242.843 penonton. Film ini mengisahkan pendakian dua sahabat, Maya Azka (Arla Ailani) dan Ita (Adzana Ashel), ke Gunung Gede.
Pendakian tersebut berubah menyeramkan setelah Ita mendaki saat menstruasi, melanggar kepercayaan setempat yang diyakini membawa petaka.
5. SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN, Drama Romantis Penuh Makna
Film drama romantis SORE: ISTRI DARI MASA DEPAN telah ditonton oleh 3.119.896 penonton. Kisah ini menceritakan Sore, wanita misterius dari masa depan yang datang untuk mengubah hidup Jonathan.
Disutradarai oleh Yandy Laurens, film ini mengeksplorasi luka masa lalu, arti kesempatan kedua, serta makna mencintai diri sendiri. Sheila Dara Aisha berperan sebagai Sore dan Dion Wiyoko sebagai Jonathan.
6. KOMANG, Drama Cinta Beda Keyakinan yang Menguras Emosi
KOMANG menempati peringkat keenam dengan sekitar 3.002.303 penonton. Film drama romantis ini membuktikan bahwa genre ini tetap memiliki basis penonton yang kuat di Indonesia.
Kisah ini mengangkat perjuangan cinta antara Ode (Kiesha Alvaro) dari Buton dan Ade (Aurora Ribero) dari Bali. Mereka dihadapkan pada perbedaan agama dan restu keluarga, yang diangkat dari kisah nyata penyanyi Raim Laode.
7. JALAN PULANG, Horor Keluarga dengan Sentuhan Adat
Film JALAN PULANG berada di posisi ketujuh dengan capaian sekitar 2.812.047 penonton. Kombinasi horor dan drama keluarga dalam film ini mampu menjangkau segmen penonton yang lebih luas.
Film ini menceritakan perjuangan seorang ibu bernama Lastini (Luna Maya) menyembuhkan anaknya, Arum (Saskia Chadwick), dari penyakit mematikan yang muncul setiap ulang tahun. JALAN PULANG juga menampilkan gambaran ritual adat dari berbagai daerah sebagai upaya melawan teror hantu.
8. KANG SOLAH FROM KANG MAK X NENEK GAYUNG, Kolaborasi Unik
KANG SOLAH FROM KANG MAK X NENEK GAYUNG menempati peringkat kedelapan dengan sekitar 2.500.018 penonton. Film ini menunjukkan bahwa kolaborasi karakter populer masih efektif menarik minat publik perfilman nasional.
9. QODRAT 2, Sekuel Horor Religi yang Dinanti
Di posisi kesembilan ada film QODRAT 2 dengan 2.211.968 penonton. Sekuel horor religi ini melanjutkan kisah Ustadz Qodrat (Vino G. Bastian) dalam pertempuran melawan iblis yang merasuki orang-orang terdekatnya.
10. PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI, Aksi Thriller Penuh Ketegangan
Sementara itu, PENGEPUNGAN DI BUKIT DURI meraih sekitar 1.893.516 penonton, melengkapi daftar sepuluh besar Box Office Indonesia 2025. Film aksi-thriller ini berkisah tentang seorang guru yang terjebak konflik kekerasan dan kekacauan sosial, berusaha menyelamatkan keluarganya.
Tahun 2025 telah menjadi tahun yang spektakuler bagi industri film Indonesia. Keberhasilan ini ditandai dengan peningkatan kualitas aktor, alur cerita yang orisinal, serta teknik sinematografi yang semakin memukau. Dukungan penonton adalah kunci utama untuk terus memajukan perfilman nasional. Dengan semakin beragamnya genre dan meningkatnya kualitas produksi, masa depan film Indonesia semakin cerah.






