Tren

John Herdman Siap Totalitas, Akan Pelajari Budaya Indonesia Demi Koneksi Skuad Garuda

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert. Pelatih asal Inggris ini langsung menyatakan komitmennya untuk mempelajari budaya setempat demi membangun koneksi erat dengan para penggawa skuad Garuda. Penunjukan Herdman diumumkan pada Sabtu, 3 Januari 2026, dengan harapan ia mampu membawa Timnas Indonesia meraih prestasi lebih tinggi.

Kedatangan Herdman ke Indonesia menjadi sorotan publik dan media. Media Kanada, Toronto Star, pada Sabtu (3/1/2026) melaporkan bahwa Herdman dijadwalkan akan bertolak ke Indonesia pada pekan depan menjelang konferensi pers perkenalan resminya. “Herdman dijadwalkan berangkat ke Indonesia minggu depan menjelang konferensi pers sesi perkenalan. Ia berharap dapat menghabiskan waktu di Indonesia,” tulis media tersebut.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Namun, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji sebelumnya mengungkapkan jadwal yang lebih spesifik. Menurut Sumardji, John Herdman akan tiba di Indonesia pada 11 Januari, atau paling lambat 12 Januari 2026.

Herdman Segera Pelajari Budaya Indonesia

Herdman menekankan pentingnya memahami budaya lokal. Mengingat ia telah lama berkarier di Kanada, baik sebagai pelatih tim putri maupun putra, serta sempat membesut klub Toronto FC di Major League Soccer (MLS) pada periode 2023/2024, adaptasi budaya menjadi prioritasnya. “Saya pikir itu tentu merupakan bagian penting dari mempelajari budaya, sepenuhnya membenamkan diri di dalamnya. Anda benar-benar harus memahami orang-orang dan adat istiadat untuk menciptakan hubungan itu,” ujar John Herdman, seperti dikutip dari Toronto Star. Mureks mencatat bahwa pendekatan ini menunjukkan totalitas Herdman dalam memimpin tim.

Gaya Memimpin John Herdman

Gaya kepemimpinan John Herdman juga menjadi perhatian. Ia pernah terlibat dalam praktik pemantauan latihan lawan secara diam-diam saat menakhodai tim nasional Kanada pada Olimpiade 2024 Paris. Aksi ini sempat memicu skandal dan berujung pada sidang disiplin Federasi Sepak Bola Kanada.

Pada Mei 2025, Herdman menerima teguran tertulis setelah komite independen menemukan adanya pelanggaran berdasarkan Kode Disiplin Federasi Sepak Bola Kanada. Meskipun detail lengkap temuan komite belum dirilis, Herdman menanggapi keputusan tersebut dengan tegas. “Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan rasa hormat yang mendalam terhadap permainan ini. Itu tidak berubah,” kata Herdman.

Mureks