Internasional

Jaksa Swiss: Kembang Api Picu Kebakaran Bar yang Tewaskan 40 Orang di Crans Montana

Penyelidikan awal mengungkap pemicu kebakaran dahsyat yang melanda sebuah bar di Crans Montana, Swiss, saat perayaan malam tahun baru, Rabu (31/12) lalu. Kembang api yang diikatkan pada botol sampanye diduga kuat menjadi penyebab awal insiden tragis yang menewaskan sedikitnya 40 orang tersebut.

Jaksa Beatrice Pilloud dalam konferensi pers pada Jumat (2/1), seperti dilansir Reuters, menyatakan, “Semua indikasi menunjukkan bahwa api bermula dari lilin [kembang api] atau ‘lampu Bengal’ yang diikatkan pada botol sampanye.” Menurut Mureks, temuan ini menjadi titik terang dalam upaya memahami kronologi bencana.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Pilloud menambahkan, keberadaan api yang terlalu dekat dengan langit-langit bar memicu kebakaran hebat yang kemudian meluas dengan sangat cepat. Investigasi juga akan mendalami peran busa pada langit-langit dalam mempercepat penyebaran api.

“Investigasi lebih lanjut akan menunjukkan apakah ada pihak yang perlu dimintai pertanggungjawaban pidana atas kelalaian tersebut,” tegas Pilloud, mengindikasikan kemungkinan adanya tuntutan hukum.

Bar Le Constellation menjadi saksi bisu tragedi ini, di mana puluhan orang tewas dan banyak lainnya mengalami luka bakar parah. Saat ini, tim penyidik masih berfokus pada identifikasi jenazah korban, sebuah proses yang diperkirakan akan memakan waktu lama akibat tingkat keparahan luka bakar.

Kepala wilayah Valais, Mathias Reynard, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan keprihatinannya. “Banyak dari mereka yang terluka masih berjuang untuk hidup hingga hari ini,” ujarnya.

Sekitar 50 korban luka telah atau akan dirujuk ke unit perawatan luka bakar di rumah sakit lain di berbagai negara Eropa, termasuk Jerman dan Prancis, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dari total korban luka, sebanyak 113 orang telah berhasil diidentifikasi. Mureks mencatat bahwa 71 di antaranya adalah warga Swiss, 14 warga Prancis, 11 warga Italia, 4 warga Italia, serta masing-masing satu warga dari Bosnia, Belgia, Polandia, Portugal, dan Luksemburg.

Mureks