Nasional

Isra Miraj 1447 H Ditetapkan 16 Januari 2026, Kemenag Jelaskan Amalan yang Dianjurkan

Umat Islam di Indonesia akan memperingati Isra Miraj 1447 Hijriah pada Jumat, 16 Januari 2026. Penetapan tanggal ini, yang juga menjadi hari libur nasional, mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah Islam. Momen ini mengenang perjalanan spiritual luar biasa Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dilanjutkan dengan perjalanan ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan peringatan Isra Miraj sebagai hari libur nasional, sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Mureks mencatat bahwa penetapan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan dan merenungkan makna peristiwa tersebut.

Karena jatuh pada hari Jumat, peringatan Isra Miraj tahun ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati libur panjang atau long weekend selama tiga hari berturut-turut, mulai dari Jumat, 16 Januari, hingga Minggu, 18 Januari 2026.

Amalan yang Dianjurkan saat Isra Miraj

Peringatan Isra Miraj adalah momentum berharga untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki kualitas ibadah. Dikutip dari laman BAZNAS, terdapat beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan saat Isra Miraj:

  1. Memperbanyak Istighfar

    Bulan Rajab dikenal sebagai bulan penuh ampunan. Pada bulan ini, Allah SWT membuka pintu maaf seluas-luasnya bagi hamba-Nya yang sungguh-sungguh memohon ampunan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah membaca sayyidul istighfar secara rutin, terutama pada waktu pagi dan sore hari. Berikut bunyi bacaannya:

    “Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta khalaqtani wa ana abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘udzu bika min syarri ma shana‘tu. Abu’u laka bini‘matika ‘alayya wa abu’u bidzanbi faghfirli fa innahu la yaghfirudz-dzunuba illa anta.”

  2. Memperbanyak Doa

    Menjelang peringatan Isra Miraj, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, khususnya doa yang berkaitan dengan keberkahan waktu. Doa Rajab yang biasa dibaca yaitu:

    “Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya‘bana wa ballighna Ramadhana.”

    Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta pertemukan kami dengan bulan Ramadan.”

  3. Menunaikan Salat Sunah

    Salat sunah pada malam Isra Miraj dapat dikerjakan setelah salat Magrib hingga Isya. Ibadah ini bisa dilakukan sebanyak 12 rakaat dengan 6 kali salam.

Referensi penulisan: kumparan.com

Mureks