ASUS kembali membuat gebrakan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 dengan memperkenalkan inovasi terbarunya, laptop gaming ROG Zephyrus. Perangkat ini hadir dengan desain revolusioner yang mengusung dua layar, menjanjikan pengalaman bermain game co-op lokal yang belum pernah ada sebelumnya.
Laptop ROG Zephyrus terbaru ini dibekali dua layar OLED berukuran 16 inci. Keduanya menawarkan resolusi 3K dengan refresh rate 120 Hz, serta waktu respons 0,2 ms yang memukau. Salah satu layar ditempatkan di posisi yang biasanya diisi oleh keyboard, memberikan ruang visual vertikal tambahan.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Desainnya memungkinkan seluruh bodi laptop berengsel, dapat berputar hingga 320 derajat. Dilengkapi dengan kickstand di bagian belakang, perangkat ini bisa diposisikan tegak untuk berbagai mode penggunaan.
Dalam materi promosi, ASUS menunjukkan beragam cara pemanfaatan layar kedua. Mulai dari mode tablet datar untuk permukaan sentuh yang luas, ‘Book Mode’ untuk membaca, hingga ‘Tent Mode’ yang memungkinkan laptop dilipat membentuk huruf A. Mode terakhir ini sangat menarik karena memungkinkan dua pemain bermain game co-op lokal, masing-masing di sisi perangkat yang berbeda. Mureks mencatat bahwa fitur ini berpotensi mengubah cara bermain game bersama di laptop.
Untuk pengalaman mengetik, laptop ini dilengkapi keyboard dan trackpad terpisah. Keduanya hadir dalam bentuk lempengan yang dapat dilepas dan dipasang secara magnetis di atas layar kedua. Keyboard ini juga bisa digunakan secara nirkabel melalui Bluetooth.
ASUS memastikan keyboard ini menawarkan travel key 1,7 mm, sama seperti laptop Zephyrus pada umumnya. Meski demikian, perangkat ini terlihat sedikit lebih tebal saat keyboard terpasang.
Dari segi performa, ROG Zephyrus (2026) tidak berkompromi. Laptop ini ditenagai prosesor Intel terbaru, Intel Core Ultra 9 Processor 386H. Prosesor ini, yang banyak dibahas pada konferensi pers Intel kemarin, memiliki 16 thread dari 4 P-core, 8 E-core, dan 4 LP E-core, berbeda dari klaim awal ASUS yang menyebut 16-core/32-thread.
Sektor grafis dipercayakan pada GPU hingga Nvidia GeForce RTX 5090 Laptop. Meskipun demikian, model RTX 50-series lainnya juga akan tersedia. Tim redaksi Mureks berpendapat bahwa opsi yang lebih terjangkau mungkin memberikan nilai lebih baik, mengingat potensi thermal throttling pada RTX 5090 di laptop tipis.
Spesifikasi lainnya mencakup RAM hingga 64 GB LPDDR5X-8533, penyimpanan SSD M.2 PCIe Gen5 hingga 2 TB, konektivitas WiFi 7 dan Bluetooth 6.0. Berbagai port I/O seperti Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 2, HDMI 2.1, dan SD Card Reader juga tersedia. Laptop ini ditenagai baterai 90 Wh dengan bobot 2,85 kg.
Ini bukan kali pertama ASUS menghadirkan laptop gaming dengan dua layar. Sebelumnya, pada tahun 2023, ASUS merilis ROG Zephyrus Duo 16. Namun, model terbaru ini dengan desain layar penuh terasa jauh lebih fungsional dibandingkan pendahulunya yang hanya memiliki setengah layar di atas keyboard.
Meskipun inovatif, masih ada perdebatan mengenai seberapa besar daya tarik konsep laptop gaming dua layar ini bagi pasar luas. Penggunaan untuk presentasi atau beberapa sesi game co-op mungkin menarik, namun harganya yang diperkirakan tinggi—terutama dengan krisis memori yang sedang berlangsung—bisa menjadi pertimbangan.
Hingga saat ini, informasi mengenai harga ROG Zephyrus (2026) masih menjadi misteri. Belum ada daftar resmi di halaman produk maupun pengumuman lainnya.






