Formula 1 (F1) secara resmi mengumumkan kembalinya balapan Grand Prix ke Kota Madrid, Spanyol, mulai musim 2026. Keputusan ini menandai berakhirnya penantian panjang selama 45 tahun bagi ibu kota Spanyol untuk kembali menjadi tuan rumah ajang balap jet darat paling bergengsi di dunia.
Sirkuit baru akan dibangun di sekitar kompleks IFEMA Madrid, sebuah pusat pameran dan eksibisi kelas dunia. Presiden dan CEO Formula 1, Stefano Domenicali, menyambut antusias kembalinya Madrid ke kalender F1. “Madrid adalah kota yang luar biasa dengan warisan olahraga dan budaya yang menakjubkan. Ini benar-benar mewujudkan visi Formula 1 untuk menciptakan tontonan olahraga dan hiburan bagi para penggemar, sekaligus merangkul inovasi dan keberlanjutan,” ujar Domenicali dalam keterangan resminya.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Sejarah Panjang F1 di Spanyol
Sebelumnya, Madrid pernah menjadi tuan rumah F1 Grand Prix pada tahun 1968 hingga 1981 di Circuito del Jarama, yang berlokasi sekitar 30 kilometer dari pusat kota. Setelah Jarama dihapus dari kalender F1, kompetisi sempat berpindah ke Circuito de Jerez (1986-1990) sebelum akhirnya menetap di Circuito de Barcelona-Catalunya sejak 1991 hingga saat ini. Mureks mencatat bahwa kembalinya Madrid ini menambah daftar panjang kota-kota bersejarah yang kembali menjadi bagian dari kalender F1.
Detail Sirkuit dan Dampak Ekonomi
Sirkuit IFEMA dirancang dengan 20 tikungan dan memiliki panjang total 5,47 kilometer. Diperkirakan, satu putaran penuh dalam sesi kualifikasi hanya akan membutuhkan waktu sekitar 1 menit 32 detik. Saat ini, sirkuit tersebut diproyeksikan mampu menampung 110 ribu penonton, namun penyelenggara berencana untuk meningkatkan kapasitasnya hingga 140 ribu penonton, menjadikannya salah satu agenda terbesar musim ini.
Keunggulan lain dari Grand Prix Spanyol di Madrid adalah kemudahan akses. Sirkuit ini hanya berjarak sekitar 5 menit dari Bandara Madrid-Barajas Adolfo Suarez dan dapat dijangkau dengan mudah menggunakan Metro, kereta api, maupun transportasi perkotaan lainnya. Ajang ini juga diprediksi akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal.
President of the Region of Madrid, Isabel Diaz Ayuso, menyoroti potensi ekonomi yang besar dari gelaran F1 ini. “Acara ini, yang kami perkirakan akan disaksikan secara global oleh 70 juta orang, akan mewakili peningkatan lebih dari 450 juta Euro dalam PDB Madrid per tahun dan menciptakan 8.200 lapangan kerja,” ungkap Ayuso.
F1 Madrid tidak akan menggantikan seri F1 Catalunya yang sudah ada, melainkan akan menjadi pelengkap dalam kalender balapan. Namun, tim redaksi Mureks mengingatkan bahwa proses homologasi sirkuit oleh FIA serta finalisasi spesifikasi desain akhir masih dalam tahap pengerjaan.





