Musisi dan penulis Fiersa Besari kembali menjadi sorotan publik, namun kali ini bukan karena karya terbarunya. Ia secara terbuka membagikan pengalaman pahit yang menimpa sang istri, Aqia, yang menjadi korban penabrakan di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin, 5 Januari 2026.
Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan dampak fisik bagi Aqia, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil dan non-materiil yang signifikan. Ironisnya, pihak penabrak disebut hanya menawarkan ganti rugi sebesar Rp200 ribu, sebuah angka yang jauh dari total kerugian yang harus ditanggung Fiersa dan keluarga.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Rencana Liburan Berubah Jadi Musibah
Peristiwa nahas ini terjadi saat Fiersa dan keluarga berencana menikmati liburan ke Yogyakarta, setelah Fiersa menyelesaikan jadwal manggungnya di Jakarta. Rencana bahagia itu seketika buyar ketika Aqia mengalami kecelakaan di area Stasiun Gambir.
Melalui akun Instagram Story-nya, Fiersa Besari membeberkan rincian kerugian yang dialaminya. Dengan nada getir, ia menuliskan, “‘200 ribu’ cenah. Coba tambahkan sendiri saja, belum ditambah kerugian beberapa bulan ke depan karena nggak bisa beraktivitas normal,” seperti yang Mureks mencatat dari unggahan @fiersabesari pada Senin (5/1/2026).
Rincian Kerugian Materiil yang Signifikan
Dari tangkapan layar bukti pengeluaran yang dibagikan, terlihat jelas beberapa pos biaya yang harus hangus. Salah satunya adalah biaya penginapan yang telah dipesan dan bersifat non-refundable.
- Biaya Penginapan: Untuk dua malam menginap, total biaya yang tertera mencapai Rp3.636.400 setelah dipotong diskon. Pembatalan rencana menginap ini tentu saja akibat insiden kecelakaan yang menimpa Aqia.
- Tiket Kereta Api: Selain itu, tiket perjalanan kereta api rute Gambir–Yogyakarta untuk keberangkatan Januari 2026 juga ikut hangus. Total biaya tiket yang tidak dapat dimanfaatkan mencapai Rp1.504.500, mengingat kondisi Aqia yang memerlukan pemulihan.
- Biaya Medis: Kerugian finansial juga datang dari biaya medis. Struk rumah sakit menunjukkan total tagihan pengobatan sebesar Rp2.252.006. Biaya ini mencakup pemeriksaan, obat-obatan, serta kebutuhan medis lainnya akibat cedera yang dialami Aqia.
Jika diakumulasikan secara kasar, kerugian materiil yang ditanggung Fiersa Besari sudah menembus angka lebih dari Rp7 juta. Angka ini belum termasuk kerugian non-materiil, seperti terganggunya aktivitas dan potensi kehilangan produktivitas sang istri dalam beberapa bulan ke depan.
Laporan Dicabut dengan Pertimbangan Matang
Sebelumnya, Fiersa sempat melaporkan kasus kecelakaan ini kepada pihak kepolisian. Namun, setelah melalui pertimbangan matang bersama istri dan manajernya, ia memutuskan untuk mencabut laporan tersebut.
Keputusan ini diambil dengan beberapa alasan, termasuk kondisi pelaku yang dinilai tidak mampu secara finansial, serta keinginan Aqia untuk tidak berlarut-larut dalam proses hukum yang panjang dan melelahkan.






