AC Milan tengah menghadapi krisis serius di lini pertahanan mereka, mendorong manajemen klub untuk bergerak cepat di bursa transfer musim dingin. Nama bek Manchester City, Nathan Ake, kini menjadi target utama untuk memperkuat barisan belakang Rossoneri.
Meskipun berhasil meraih kemenangan penting atas Cagliari di Serie A, pertandingan tersebut secara gamblang menyingkap kekurangan pemain yang parah dalam skuad AC Milan. Situasi ini membuat manajer Massimiliano Allegri harus beroperasi dalam kondisi “siaga merah” terkait ketersediaan pemain.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Di lini belakang, Allegri terpaksa memindahkan De Winter ke posisi bek tengah untuk menggantikan Gabbia. Sementara itu, Bartesaghi harus mengisi peran bek tengah sisi kiri, menggantikan Pavlovic yang sedang demam. Kondisi ini menyoroti urgensi penambahan amunisi baru.
Direktur Olahraga AC Milan, Igli Tare, kini memfokuskan seluruh upayanya untuk mendatangkan bek tengah kelas atas. Dalam pernyataan terbarunya, Tare menegaskan bahwa Milan membutuhkan pemain terampil yang dapat langsung berintegrasi ke dalam sistem Allegri tanpa memerlukan waktu adaptasi.
Pertahanan Rossoneri sejauh ini tampil cukup baik, sehingga target ideal adalah pemain serbaguna dengan pengalaman Serie A. Pemain tersebut diharapkan mampu bermain efektif baik dalam formasi tiga bek tengah maupun empat bek.
Nathan Ake, bek tengah asal Belanda dari Manchester City, muncul sebagai salah satu opsi paling menjanjikan. Mureks mencatat bahwa Ake pernah menjadi target Milan dua tahun lalu dan kini sangat ingin mendapatkan lebih banyak waktu bermain untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia.
Potensi transfer Ake diperkirakan dapat menciptakan kehebohan besar di bursa transfer. Dari sisi Manchester City, klub berjuluk The Citizens itu mematok harga Ake sekitar 25 juta euro. Bagi Ake secara pribadi, kesempatan bergabung dengan klub sebesar AC Milan bisa sangat menarik di tahap kariernya saat ini, mengingat ia ingin bermain di level tinggi.
Milan Sempat Incar Kim Min-jae
Sebelumnya, AC Milan juga sempat berupaya merekrut Kim Min-jae pada musim panas lalu. Meskipun diperkirakan akan kembali mencoba pada Januari ini, kesepakatan tersebut diprediksi akan sangat sulit terwujud.
Edisi pagi La Gazzetta dello Sport bahkan menyebut Kim Min-jae sebagai “target impian” Milan. Meskipun sang bek terbuka terhadap prospek kembali ke Italia, manajemen Rossoneri akan menghadapi tantangan berat dalam meyakinkan Bayern Munich.
Pakar transfer Fabrizio Romano telah angkat bicara mengenai rumor seputar Rossoneri ini melalui saluran YouTube pribadinya. Romano menjelaskan, “Dalam beberapa jendela transfer terakhir, ia sering dikaitkan dengan klub-klub Italia, khususnya AC Milan. Selalu ada banyak pembicaraan tentang kembalinya Kim ke Serie A, tempat ia meraih prestasi luar biasa dengan gelar Scudetto bersama Napoli.”
Romano menambahkan, “Selain Milan yang sangat tertarik padanya di musim panas, mereka bahkan mengajukan tawaran. Namun, masalah gaji menjadi kendala yang tak teratasi. Bahkan proposal Milan untuk memasukkan beberapa pemain dalam kesepakatan pertukaran pun tidak cukup untuk meyakinkan pihak lawan.”
Menurut Romano, Bayern Munich tidak menunjukkan niat untuk melepas pemain kunci dari tim yang terus berkembang. “Bayern Munich tampaknya tidak berniat melepas pemain kunci dari tim yang terus berkembang. Mereka sangat antusias dengan kekompakan tim di bawah pelatih Kompany,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Kehilangan Kim di bursa transfer ini berarti kehilangan mata rantai kunci dalam tim. Pesan dari Bayern Munich adalah mereka tidak berniat membiarkan Kim pergi.”
Senada dengan itu, jurnalis Sky Sport DE, Florian Plettenberg, pagi ini juga mengungkapkan bahwa beberapa klub tertarik pada bintang Korea Selatan tersebut, dengan Fenerbahce menjadi yang paling berminat, bersama dengan beberapa perwakilan Italia. Namun, Plettenberg menegaskan bahwa pemain berusia 29 tahun itu “menolak semua tawaran dan bertekad untuk tetap di Bayern”.






