Vanguard ESG U.S. Stock ETF (ESGV), sebuah dana yang berinvestasi pada saham-saham AS dengan kriteria lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), terus menunjukkan kinerja yang melampaui indeks acuannya sejak diluncurkan. Namun, analisis terbaru menunjukkan bahwa dalam 12 bulan terakhir, dana ini sedikit tertinggal dari benchmark.
ESGV, yang diluncurkan pada 18 September 2018, melacak indeks FTSE US All Cap Choice. Dana ini dikenal memiliki eksposur luas terhadap saham-saham yang disaring berdasarkan kriteria ESG, dengan bobot investasi yang signifikan pada sektor teknologi dan perusahaan berkapitalisasi besar.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Sejak awal berdirinya, ESGV secara konsisten mengungguli Vanguard Total Stock Market Index Fund ETF (VTI), indeks acuan pasar saham AS. Hal ini membuktikan bahwa penerapan kriteria ESG tidak serta-merta menghambat kinerja investasi. Namun, pantauan Mureks mencatat bahwa dalam periode 12 bulan terakhir, pengembalian ESGV sedikit tertinggal dibandingkan VTI.
Salah satu keunggulan ESGV adalah rasio biaya operasionalnya yang paling rendah di antara dana-dana ESG sejenis yang utama. Meskipun demikian, dari segi total pengembalian dan rasio Sharpe sejak tahun 2020, ESGV masih kalah bersaing dengan beberapa kompetitornya.
Artikel ini merupakan pembaruan dari tinjauan yang sebelumnya diterbitkan pada Desember 2024 oleh Fred Piard, seorang analis kuantitatif dan profesional IT berpengalaman. Piard, yang juga memimpin grup investasi Quantitative Risk & Value, secara rutin membagikan analisis portofolio dan strategi investasi berbasis data.
Secara keseluruhan, ESGV tetap menjadi pilihan menarik bagi investor yang mencari eksposur ESG dengan biaya rendah. Namun, bagi mereka yang memprioritaskan pengembalian total dan rasio Sharpe dalam jangka menengah, ada beberapa alternatif di pasar yang mungkin menawarkan hasil lebih menjanjikan.






