Tren

Eni Umumkan Penemuan Cadangan Gas Raksasa di Kalimantan Timur, Potensi Lampaui 1 Triliun Kaki Kubik

JAKARTA – Perusahaan energi asal Italia, Eni, mengumumkan penemuan cadangan gas alam signifikan di sumur eksplorasi Konta-1. Lokasi penemuan ini berada di wilayah kerja PSC Muara Bakau, Cekungan Kutei, sekitar 50 kilometer lepas pantai Kalimantan Timur, dan berpotensi besar memperkuat pasokan energi nasional.

Berdasarkan estimasi awal, cadangan gas di tempat atau gas in place (GIIP) dari penemuan ini mencapai sekitar 600 miliar kaki kubik. Angka tersebut diperkirakan dapat meningkat hingga melampaui 1 triliun kaki kubik jika seluruh prospek yang teridentifikasi berhasil dikembangkan.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

Detail Penemuan Sumur Konta-1

Sumur Konta-1 dibor hingga kedalaman total 4.575 meter di perairan dengan kedalaman 570 meter. Proses pengeboran ini berhasil mengidentifikasi gas di empat reservoir batupasir berusia Miosen yang menunjukkan kualitas petrofisik sangat baik. Keempat reservoir ini menjadi fokus pengumpulan data intensif untuk memastikan karakteristik dan potensi produksinya.

Salah satu reservoir telah menjalani uji alir sumur atau drill stem test (DST) dengan hasil yang impresif. Uji tersebut mencatat aliran gas hingga 31 juta kaki kubik per hari, disertai kondensat sekitar 700 barel per hari. Menurut Mureks, hasil DST ini mengindikasikan potensi produksi gabungan dari beberapa reservoir yang dapat mencapai 80 juta kaki kubik gas per hari, serta produksi kondensat hingga 1.600 barel per hari.

Estimasi awal volume gas sebesar 600 miliar kaki kubik berasal dari empat reservoir yang telah ditembus. Namun, tim redaksi Mureks mencatat bahwa masih terdapat segmen reservoir tambahan di area Prospek Konta yang belum dieksplorasi. Reservoir tambahan ini memiliki karakteristik gas serupa dan jika dikonfirmasi melalui pengeboran lanjutan, total volume gas di area ini berpotensi melampaui 1 triliun kaki kubik GIIP.

Strategi Pengembangan dan Prospek Masa Depan

Keunggulan strategis penemuan Konta-1 terletak pada lokasinya yang berdekatan dengan fasilitas produksi eksisting. Kondisi ini membuka peluang sinergi yang kuat, memungkinkan pengembangan lapangan secara lebih efisien dan cepat. Eni bahkan telah mempertimbangkan opsi pengembangan jalur cepat atau fast-track development untuk mempercepat produksi, yang diharapkan dapat menekan biaya dan mempercepat kontribusi gas terhadap pasokan energi nasional.

Penemuan ini juga memberikan dorongan signifikan bagi kelanjutan kampanye eksplorasi Eni di Cekungan Kutei. Perusahaan berencana untuk mengebor empat sumur eksplorasi tambahan sepanjang tahun 2026, menegaskan optimisme terhadap potensi geologi di kawasan tersebut. Penemuan Konta-1 menjadi bukti efektivitas strategi eksplorasi dekat lapangan eksisting yang diterapkan Eni, yang mengandalkan pemahaman mendalam sistem geologi dan teknologi geofisika canggih untuk mengidentifikasi prospek dengan risiko terukur.

Saat ini, PSC Muara Bakau dioperasikan oleh Eni dengan kepemilikan saham sebesar 88,334 persen, sementara sisanya 11,666 persen dimiliki oleh Saka Energi.

Mureks