Otomotif

Ekspedisi Veloz Hybrid Lintas Nusa Berlanjut, Kawasaki W175 Tampil Baru, hingga Touring Motor Listrik Jakarta-Mandalika

Sabtu, 03 Januari 2026, dunia otomotif Indonesia kembali diramaikan sejumlah kabar menarik yang menjadi sorotan. Tiga berita populer meliputi kelanjutan ekspedisi Toyota Veloz Hybrid Lintas Nusa di Pulau Jawa, peluncuran wajah baru Kawasaki W175 Series, serta keberhasilan touring motor listrik Polytron Jakarta-Mandalika.

Ekspedisi Toyota Veloz Hybrid EV Lintas Nusa yang digagas PT Toyota-Astra Motor (TAM) terus berlanjut. Setelah sukses memulai etape awal dari Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 2 Desember 2025, dan etape kedua di Pulau Bali, kini fase ketiga menelusuri Pulau Jawa.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Bersama Mureks, perjalanan ini melanjutkan rutenya dari Bromo, kemudian ke Malang, Surabaya, hingga Yogyakarta. Ekspedisi ini bertujuan menguji kenyamanan dan performa teknologi hybrid Toyota dalam menjelajahi berbagai medan di Indonesia.

Kawasaki W175 Series Tampil Baru, Harga Mulai Rp 38 Jutaan

PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) kembali menyegarkan pasar motor bergaya klasik. Mereka menghadirkan penyegaran untuk Kawasaki W175 ABS dan W175 Street bagi konsumen Tanah Air.

Dua model ini merupakan bagian dari keluarga W Series yang dikenal membawa DNA retro autentik Kawasaki. Meskipun demikian, desainnya tetap disesuaikan dengan kebutuhan berkendara modern.

Motor Listrik Polytron Buktikan Ketahanan Jarak Jauh Jakarta-Mandalika

Anggapan bahwa motor listrik hanya cocok untuk penggunaan dalam kota dengan jarak tempuh dekat berhasil dipatahkan. Agus Santosa bersama komunitas Polytron EV Rider (PEVR) sukses melakoni perjalanan jauh belum lama ini.

Perjalanan tersebut dilakukan sepenuhnya melalui jalur darat dengan total durasi sekitar 12 hari pulang-pergi. Rombongan lebih dari 10 motor berangkat dari Jakarta, singgah di sejumlah destinasi seperti Guci, Yogyakarta, dan Bromo.

Setelah itu, mereka menyeberang ke Bali, lalu melanjutkan perjalanan ke Mandalika, sebelum akhirnya kembali ke Jakarta. Mureks mencatat bahwa perjalanan ini menjadi bukti nyata potensi motor listrik untuk mobilitas antar kota.

Mureks