Sabtu, 03 Januari 2026, BYD secara resmi mengukuhkan diri sebagai pabrikan mobil listrik terlaris di dunia, melampaui dominasi Tesla. Perusahaan asal Cina ini berhasil menjual 2,26 juta unit kendaraan listrik sepanjang tahun 2025, menandai peningkatan signifikan sebesar 28 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara itu, Tesla mencatat penjualan 1,64 juta unit, mengalami penurunan 9 persen dibandingkan pencapaian tahun 2024. Ini merupakan kali pertama BYD mengungguli Tesla dalam penjualan mobil listrik global, setelah sebelumnya selalu berada di posisi kedua.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Tekanan Berat di Balik Penurunan Penjualan Tesla
Menurut pantauan Mureks, Tesla menghadapi tekanan berat di pasar global dalam beberapa bulan terakhir. Penjualan di kuartal keempat 2025 bahkan anjlok hampir 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Salah satu faktor utama adalah penghapusan insentif kendaraan listrik oleh pemerintah, yang nilainya mencapai USD 7.500 atau setara Rp 125,2 juta.
Selain itu, Tesla juga menghadapi penurunan permintaan di sejumlah pasar utama Eropa. Sentimen negatif terhadap kebijakan politik yang diambil oleh Elon Musk, CEO Tesla, disebut-sebut turut memengaruhi penjualan di benua biru.
Di pasar EV terbesar dunia, Cina, Tesla juga merasakan tekanan persaingan ketat dari produsen lokal, termasuk BYD, yang menawarkan unit dengan harga lebih terjangkau.
Dominasi BYD di Pasar Indonesia
Besarnya penjualan global BYD juga tidak lepas dari pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia. Data Gaikindo hingga November 2025 menunjukkan penjualan ritel BYD mencapai 39.289 unit.
Angka ini melonjak 237,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 11.654 unit. Berkat capaian ini, BYD menduduki posisi keenam produsen terlaris di Indonesia dengan pangsa pasar 1,4 persen dari total pasar nasional.
Pertumbuhan signifikan ini diyakini didorong oleh tingginya permintaan terhadap model terbaru mereka, BYD Atto 1, yang ditawarkan dengan harga kompetitif dan menarik minat masyarakat.






