Sebuah fenomena baru di dunia game roguelike deckbuilder telah hadir, menawarkan pengalaman yang adiktif dan penuh pesona. Game berjudul Dogpile, yang dirilis pada 10 Desember 2025, berhasil menarik perhatian dengan konsep uniknya: menggabungkan anjing-anjing lucu ke dalam sebuah lubang.
Mureks mencatat bahwa daya tarik utama game ini terletak pada momen kepuasan saat dua anjing sejenis bersentuhan dan menyatu, membentuk anjing yang lebih besar dan bernilai lebih tinggi. Reaksi berantai dari penggabungan ini, yang memicu “longsoran” gonggongan, menjadi inti kenikmatan bermain Dogpile.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Mekanisme Sederhana, Kepuasan Maksimal
Dogpile dirancang dengan format yang tidak rumit, memastikan pemain dapat langsung merasakan keseruan intinya. Setiap giliran, pemain akan menarik tiga kartu anjing dari dek mereka dan memilih lokasi untuk menjatuhkannya ke dalam lubang.
Tujuan utamanya adalah menciptakan anjing terbesar, yang disebut “King”, sebelum tumpukan anjing meluap dari lubang. Pemain harus mengumpulkan cukup “bones” (tulang) yang dihasilkan dari penggabungan dalam lima giliran untuk mendapatkan peningkatan bagi anjing-anjing mereka.
Selain itu, kartu toko memungkinkan pemain menggunakan “money” (uang), juga dari penggabungan, untuk membeli anjing baru dan “tags” yang memberikan bonus krusial. Ini adalah perpaduan antara ketangkasan manual dan strategi.
Strategi Deck-Building dan Sinergi Unik
Meskipun fisika anjing memungkinkan trik-trik kecil seperti memantulkan atau menggeser tumpukan, kunci utama untuk mencapai harmoni anjing terletak pada strategi deck-building. Peningkatan anjing seperti “Showdog” (menghasilkan lebih banyak uang saat digabungkan) atau “Pack” (menarik anjing acak lain dari dek saat dimainkan) dapat mengubah jalannya permainan secara signifikan.
“Tags” memiliki dampak yang lebih besar, menyediakan pengubah universal yang seringkali bersinergi dengan peningkatan. Sebagai contoh, jika beberapa anjing memiliki sifat “Friendly” (membuat anjing melompat ke arah anjing sejenis), pemain dapat menggabungkannya dengan “Jupiter tag” (membuat lubang tanpa gravitasi) dan “Endless Joy tag” (membuat “Friendly” bertahan melalui penggabungan).
Kombinasi ini menghasilkan lubang yang dapat menyortir diri sendiri, di mana anjing-anjing secara agresif melayang dan bergerak satu sama lain untuk mencari setiap penggabungan yang mungkin. Ini adalah jenis kesenangan yang akrab bagi penggemar roguelike, dengan banyak kombo seru dan mengejutkan untuk ditemukan.
Pesona Anjing yang Tak Tertandingi
Menurut Mureks, salah satu aspek yang paling menonjol dari Dogpile adalah pesonanya yang luar biasa. Meskipun mekanika intinya bisa diterapkan pada objek lain, pilihan anjing sebagai subjek utama memberikan dimensi personalitas yang kuat. Setiap jenis anjing, dari chihuahua kecil yang gugup hingga St Bernard raksasa sebagai tujuan akhir, digambarkan dengan karakter yang khas.
Peningkatan dan “tags” juga dirancang dengan tema anjing yang kuat. Pemain tidak hanya membangun dek kartu, tetapi juga mengumpulkan “klan anjing berlumpur yang suka menggali di halaman untuk kartu tambahan” atau membantu “anjing Friendly menemukan cinta bersama sehingga tag Should’ve Been Fixed akan membuat mereka memunculkan kerumunan anak anjing pemalu.” Sentuhan personalitas ini mengangkat pengalaman roguelike dan membuat setiap build terasa lebih konyol dan kacau.
Tantangan dan Potensi Perbaikan
Namun, Dogpile juga tidak luput dari beberapa kelemahan klasik genre ini. Setelah menemukan strategi inti yang berhasil, pemain cenderung mengulanginya, mengurangi insentif untuk mencoba kombinasi baru. Sistem unlock yang menambahkan “tags” baru ke dalam toko justru dapat mengencerkan kumpulan item yang mungkin, mempersulit pembangunan build yang lebih rumit dan mendorong pemain untuk tetap pada strategi yang lebih andal.
Selain itu, seiring berjalannya waktu, beberapa kekurangan dalam polesan game mulai terlihat. Masalah berkisar dari peningkatan yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya hingga “tags” yang tidak bekerja sama sekali, dan yang paling mencolok, sistem simpan/lanjut yang kesulitan mengembalikan pemain ke posisi terakhir dengan akurat. Meskipun beberapa patch awal telah mengatasi sebagian masalah, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyempurnakan Dogpile.
Meski demikian, seperti anjing peliharaan kesayangan yang kadang membuat ulah, sulit untuk marah pada Dogpile terlalu lama. Kombinasi ajaib antara teka-teki inti yang memuaskan dan kekacauan anjing yang brilian cukup memikat untuk membuat pemain terus bermain, setidaknya cukup lama untuk merasa bahwa game ini layak untuk dijemput dari “penampungan”.





