Para penggemar setia Warhammer 40.000, khususnya pemain pasukan Necron, kini memiliki alasan kuat untuk kembali ke medan perang. Buku kampanye terbaru, “500 Worlds”, yang dirilis pada 10 Januari 2026, menandai awal dari akhir edisi ke-10 Warhammer 40K dengan membawa pembaruan signifikan yang mengubah total gaya bermain Necron dari bertahan pasif menjadi kekuatan ofensif yang mematikan.
Sebelumnya, strategi bermain Necron seringkali berkutat pada daya tahan tinggi, di mana unit-unit besar harus menahan tembakan musuh dan berharap tidak tumbang. Kondisi ini membuat pasukan Necron terasa kurang memiliki agensi dan minim rencana cadangan saat daya tahan saja tidak cukup. Namun, dengan hadirnya “500 Worlds”, para Overlord Necron kini bisa melancarkan serangan balik yang jauh lebih agresif.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Model Baru yang Memukau dan Mematikan
Pembaruan ini menghadirkan dua model baru yang menjadi sorotan utama: karakter Destroyer spesial bernama Nekrosor Ammentar dan patung ulang (resculpt) dari C’tan Shard of the Nightbringer, yang juga dikenal sebagai Death Himself. Games Workshop, pengembang game ini, telah mengirimkan kedua model tersebut untuk diulas, dan keduanya disebut sebagai kit yang menakjubkan untuk dirakit dan dicat. Namun, yang paling menarik perhatian adalah aturan baru yang menyertainya di atas meja permainan.
Nightbringer, unit Necron yang selalu dikenal paling mematikan, kini semakin mengerikan. Selain tetap memiliki daya hantam yang luar biasa, statistik lainnya juga mengalami peningkatan serius. Unit ini sekarang dapat bergerak sejauh 10 inci, naik dari sebelumnya hanya 6 inci, memungkinkannya untuk lebih mudah mencari dan terlibat dalam pertempuran. Daya tahannya juga meningkat, meskipun dengan sedikit penyesuaian pada kemampuannya.
Kemampuan Necrodermis Nightbringer memang mengalami penurunan dari “setengah semua kerusakan yang masuk” menjadi “minus satu kerusakan”. Ini adalah penurunan, namun diimbangi dengan penambahan 4 luka ekstra. Setelah dihitung, profil baru ini terbukti jauh lebih unggul terhadap sebagian besar senjata, kecuali yang berkaliber sangat besar. Kabar baiknya, semua C’tan lainnya juga mendapatkan profil pertahanan yang ditingkatkan ini, serta peningkatan pada output ofensif mereka, menjadikan mereka lebih mematikan dari sebelumnya.
Sementara itu, Nekrosor Ammentar, tambahan baru lainnya, disebut-sebut lebih menarik karena mengisi banyak celah yang sebelumnya hilang dari Necron. Salah satu kemampuannya adalah “Fights First”, yang berarti jika musuh menyerang, Nekrosor Ammentar akan menyerang lebih dulu. Dengan profil pertarungan jarak dekatnya yang kuat, kemungkinan besar musuh tidak akan bertahan setelah serangannya.
Nekrosor Ammentar tidak hanya piawai dalam membunuh musuh, tetapi juga membantu unit lain dalam pertempuran berkat aura 6 inci yang memberikan “sustained hits”. Ditambah lagi, ia memiliki aura pelindung terhadap “mortal wounds”.
Detasemen Baru: Strategi Ofensif yang Dinamis
Selain unit baru, pasukan Necron juga menerima tiga detasemen baru yang akhirnya memungkinkan strategi ofensif: Cursed Legion, Cryptek Conclave, dan Pantheon of Woe. Seluruh aturan ini terdapat dalam buku “500 Worlds”, namun lembar data dan detasemen baru telah dirilis secara gratis di situs web Warhammer, sebuah langkah yang diapresiasi oleh para pemain.
Detasemen yang paling menonjol adalah Cursed Legion, yang berfokus pada unit Destroyer. Detasemen ini merupakan perombakan total dari Annihilation Legion yang sebelumnya dianggap kurang efektif. Hasilnya sangat menjanjikan, di mana semua Destroyer mendapatkan +2 kekuatan (baik tembakan maupun jarak dekat), serta dilengkapi dengan peningkatan dan stratagem keren yang membuat strategi tekanan jarak dekat menjadi sangat layak. Pemain kini memiliki akses ke kemampuan “advance and charge”, bahkan Overlord dan Cryptek dapat dijadikan Destroyer kehormatan.
Cryptek Conclave menawarkan buff tembakan untuk unit yang dipimpin oleh Cryptek, seperti Warrior, Immortal, dan Wraith. Meskipun unit-unit ini kompeten, sebelumnya mereka tidak memiliki daya tembak yang cukup untuk membangun strategi ofensif. Detasemen ini memberikan kesempatan untuk menggunakan Necron Warrior sebagai alat ofensif, bukan hanya sebagai “punching bag” atau unit penahan serangan.
Detasemen terakhir, Pantheon of Woe, berfokus pada C’tan. Tim pengembang aturan telah cerdas dalam pendekatannya; alih-alih hanya meningkatkan C’tan, detasemen ini justru membuat C’tan memberikan buff kepada unit Necron lainnya. Ini memberikan alasan bagi pemain untuk membawa pasukan konvensional, bukan hanya daftar “oops, all C’tan” yang sempat populer di awal Edisi ke-10. Meski demikian, detasemen ini juga meningkatkan C’tan; mereka mendapatkan AP ekstra terhadap musuh terdekat, dan setiap Star God mendapatkan peningkatan yang menambahkan kemampuan baru yang kuat ke lembar datanya, meskipun peningkatan ini bersifat wajib dan meningkatkan poin model secara signifikan.
Dalam ringkasan Mureks, pembaruan ini menawarkan cara bermain baru yang sangat dinamis bagi para pemain Necron. Jika sebelumnya sebagian besar strategi Necron berpusat pada daya tahan karena keterbatasan unit penyerang dan alat untuk bermain agresif, kini semua itu berubah. Unit dan detasemen baru ini secara signifikan meningkatkan kecepatan dan daya rusak Necron di medan perang. Kombinasi ini memungkinkan Necron untuk benar-benar memberikan tekanan kepada lawan, alih-alih hanya menguras semangat hidup mereka dengan menghidupkan kembali unit Warrior yang sama untuk keempat kalinya dalam satu permainan.
“Big, stupid blueberries? Outrageous! The Imperium will not stand for this kind of slander. Fortunately, I’ve been able to look at the Ultramarine side of the 500 Worlds offering, and frankly, Ian’s Necrons have their work cut out for them. You may have a star god, but I’ve got one of video gaming’s angriest men – and he’s brought all that fury to the tabletop with some ridiculously powerful stats, not to mention his mates. I’d dread to face them, personally.”
— Benjamin Abbott, Tabletop & Merch Editor
Pembaruan ini juga tidak hanya untuk Necron. Buku “500 Worlds” juga menghadirkan pembaruan untuk Ultramarines, termasuk model Captain Titus yang diperbarui dari game Space Marine 2. Model-model baru ini, termasuk Nekrosor Ammentar, Nightbringer, Captain Titus, dan Wardens of Ultramar, sudah tersedia untuk pre-order dan akan dirilis pada 24 Januari 2026.






