Regional

Dinas Kesehatan Mojokerto Selidiki Dugaan Keracunan Massal Ratusan Siswa dan Santri

Ratusan siswa dan santri di Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan pada Sabtu, 10 Januari 2026, setelah diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Insiden ini terjadi di tiga lokasi berbeda: Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur, Ponpes Al-Hidayah, dan SMPN 2 Kutorejo.

Sekitar 150 siswa dan santri dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing, sakit perut, hingga diare. Mereka mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Kutorejo, Pesanggrahan, Gondang, Pacet, serta beberapa di antaranya dirawat langsung di ponpes.

Mureks juga menyajikan berbagai artikel informatif terkait. mureks.co.id

Edwin Rakan (15), seorang santri kelas 3 SMP MTs dari Ponpes An-Nur, menceritakan gejala mulai dirasakan setelah menyantap MBG berupa soto pada Jumat, 9 Januari 2026 siang. “Setelah makan MBG itu langsung pusing. (Mual?) iya. Kemarin sempat sekolah, sempat bantu-bantu terus drop. Saya Langsung tidur. Tadi pagi saya diare,” ungkap Edwin.

Santri lain, Muis, juga merasakan hal serupa. “Setelah makan (MBG) biasa saja. Tapi malamnya sakit. Malam itu pusing, lalu saya buat tidur. Besok pagi bangunnya perut sakit,” ujarnya, menambahkan bahwa ia berasal dari Desa Mojosulur, Kecamatan Mojosari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Dra. Dyan Anggrahini, membenarkan adanya insiden ini. Pihaknya langsung menerjunkan tim medis ke lokasi untuk memastikan kondisi para korban dan melakukan penyelidikan awal.

“Tenaga medis dari Puskesmas Mojosari, Modopuro, Pandan, Bangsal, RS dr Soekandar. Masing minimal membawa 4 orang. Kalau Soekandar mungkin ada 10 orang,” jelas Dyan saat ditemui di Ponpes An-Nur.

Untuk mengetahui penyebab pasti keracunan, tim medis telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi pemicu. “Kami masih menunggu hasil sampel keluar,” tambah dokter Dyan, menegaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada makanan MBG, namun kesimpulan final belum dapat diberikan. Dalam ringkasan Mureks, insiden keracunan massal yang melibatkan program makanan gratis memerlukan investigasi menyeluruh untuk menjamin keamanan pangan di masa mendatang.

Mureks