Pemerintah Venezuela menyatakan tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, menyusul klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengumumkan penangkapan keduanya. Pernyataan ini disampaikan Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez pada Sabtu (3/12) pagi melalui rekaman audio yang disiarkan televisi pemerintah.
“Kami menuntut bukti kehidupan segera dari Presiden Nicolas Maduro dan ibu negara Cilia Flores,” ujar Rodriguez dengan tegas.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Klaim Penangkapan oleh AS
Sebelumnya, Donald Trump mengklaim bahwa pasukan AS telah berhasil menangkap Maduro. Menurut laporan New York Times pada Sabtu (3/1), Trump menyatakan bahwa Maduro beserta istrinya saat ini sedang diterbangkan keluar dari wilayah Venezuela.
Pengumuman penangkapan ini menandai puncak dramatis dari tekanan berbulan-bulan yang dilancarkan pemerintahan Trump untuk menggulingkan Maduro dari kursi kepemimpinan di Venezuela. Mureks mencatat bahwa ketegangan antara kedua negara telah memanas dalam beberapa waktu terakhir.
Melalui platform media sosial pribadinya, Truth Social, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan “serangan skala besar terhadap Venezuela”. Ia menekankan bahwa operasi militer ini dilakukan “bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS.”
“Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan sedang menerbangkannya keluar dari Venezuela,” tulis Trump dalam unggahannya.






