Keuangan

Darma Henwa Targetkan Dana Segar dari Rights Issue untuk Ekspansi Bisnis Pertambangan 2026

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berencana mencari dana segar melalui mekanisme rights issue di pasar modal. Langkah ini ditempuh untuk menopang ambisi ekspansi bisnis jasa pertambangan perusahaan pada tahun 2026, seiring dengan optimisme direksi terhadap prospek sektor tersebut.

Direktur PT Darma Henwa, Ricardo Silaen, menyatakan optimismenya menghadapi tantangan bisnis sektor pertambangan di tahun 2026. Optimisme ini didasari oleh keberhasilan transformasi bisnis yang telah dilakukan perusahaan sepanjang tahun 2025.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Untuk mendukung ekspansi yang direncanakan, DEWA menargetkan penggarapan proyek tambang baru. Pembiayaan untuk proyek-proyek ini akan bersumber dari internal perusahaan, namun juga membuka peluang dari pasar modal melalui penerbitan saham baru atau rights issue.

Selain itu, dalam ringkasan Mureks, DEWA juga menunjukkan komitmennya terhadap program transisi energi pemerintah Republik Indonesia. Perusahaan mulai menargetkan penggunaan alat berat berbasis hybrid maupun listrik dalam operasionalnya.

Prospek dan tantangan bisnis jasa pertambangan 2026 ini sebelumnya dibahas dalam dialog antara Shafinaz Nachiar dengan Ricardo Silaen di program Closing Bell, CNBC Indonesia, pada Rabu, 7 Januari 2026.

Mureks