Di tengah gemerlap Times Square, New York, dua papan reklame raksasa baru-baru ini menarik perhatian publik, terutama para penggemar setia Star Wars. Papan reklame tersebut menampilkan siluet Ben Solo dengan pesan, “May 2026 renew hope in the galaxy and bring him home,” disertai tagar #thehuntforbensolo dan situs web savebensolo.com. Aksi ini merupakan bagian dari kampanye gigih para penggemar untuk meyakinkan Disney agar menghidupkan kembali film yang telah dibatalkan, The Hunt For Ben Solo.
Papan reklame pertama terpampang di atas sebuah gedung pada 3 Januari 2026, disusul yang kedua pada 5 Januari 2026, tepat di atas toko Pele dan berdekatan dengan Disney Store. Lokasi strategis ini dipilih dengan harapan besar agar Disney mempertimbangkan kembali keputusannya untuk membatalkan proyek film tersebut. Di balik kampanye ambisius ini adalah Brianna Johns, seorang penulis, pengisi suara, dan penggemar berat Star Wars yang mendesain serta membiayai pemasangan papan reklame di Times Square.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Awal Mula Kampanye dan Keterlibatan Adam Driver
Kampanye ini bermula tahun lalu ketika poster bertuliskan ‘Ben Solo Missing’ tersebar luas di Los Angeles dan kemudian diterjemahkan ke lebih dari 11 bahasa di seluruh dunia. Johns menjelaskan bahwa berita mengenai Adam Driver, aktor pemeran Kylo Ren/Ben Solo, yang mengembangkan cerita Ben bersama Steven Soderbergh, menjadi katalisator. “Berita itu adalah katalisator untuk poster orang hilang saya dan mengapa saya menempelkannya di sekitar LA,” ujar Johns. “Sejak itu, poster-poster itu telah terlihat di seluruh dunia.”
Pada Oktober lalu, Driver mengungkapkan kepada Associated Press bahwa ia telah menghabiskan beberapa tahun terakhir mengembangkan The Hunt for Ben Solo. Film ini, yang merupakan sekuel langsung dari Star Wars: The Rise of Skywalker, telah disetujui oleh Lucasfilm namun ditolak oleh CEO Disney, Bob Iger. Sutradara Steven Soderbergh juga mengonfirmasi keterlibatannya dalam proyek tersebut. Catatan Mureks menunjukkan, kampanye penggemar ini tidak hanya terbatas pada papan reklame; sebelumnya, para penggemar juga menyewa pesawat untuk melakukan fly-over di atas studio Walt Disney di Burbank guna menggalang dukungan.
Penolakan Disney dan Kekecewaan Para Kreator
Film The Hunt for Ben Solo seharusnya berlatar setelah peristiwa The Rise of Skywalker dan berpusat pada perjalanan penebusan karakter Kylo Ren. Driver menyebut naskah film itu sebagai “one of the coolest f—king scripts I had ever been a part of.” Ia mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali ke dunia Star Wars sejak 2021 dan telah dihubungi oleh Presiden Lucasfilm, Kathleen Kennedy. “Saya selalu berkata: dengan sutradara hebat dan cerita hebat, saya akan ada di sana dalam sedetik,” komentar Driver. “Saya menyukai karakter itu dan senang memerankannya.”
Lucasfilm “loved the idea” dan “totally understood our angle and why we were doing it.” Namun, keputusan akhir datang dari CEO Disney Bob Iger dan co-chairman Alan Bergman yang menolak proyek tersebut. “Mereka tidak melihat bagaimana Ben Solo hidup. Dan itu saja,” kata Driver. Soderbergh menambahkan, “Saya sangat menikmati membuat film itu di kepala saya. Saya hanya menyesal para penggemar tidak akan melihatnya.” Driver mengaku bingung dengan keputusan tersebut, mengingat rencana untuk “be judicial about how to spend money and be economical with it, and do it for less than most but in the same spirit of what those movies are, which is handmade and character-driven.” Ia bahkan menunjuk The Empire Strikes Back sebagai “the standard of what those movies were.”
Dukungan dari Daisy Ridley dan Harapan Tak Padam
Kampanye ini mendapat respons positif dari Daisy Ridley, aktris pemeran Rey Skywalker. “Saya tahu sebagian kecilnya. Saya mendengar desas-desus,” kata Ridley kepada IGN bulan lalu, menanggapi pengungkapan Driver. “Ketika cerita itu keluar, tidak, saya seperti, ‘Oh, my God!’ Dan dia yang mengatakannya, kan?” Ridley juga merasa “mengharukan” melihat kampanye penggemar yang muncul setelah berita tersebut. “Saya sangat suka ketika ada kolektif positif,” ujarnya. “Cara internet tampaknya bersatu untuk mencoba mewujudkannya. Saya pikir satu), itu fantastis untuk kita semua. Baik bagi kita semua untuk bersatu tentang sesuatu dengan cara yang sangat positif.”
Brianna Johns dan ratusan penggemar aktif di server Discord kampanye ini tidak akan menyerah. Johns menegaskan, “Keinginan untuk terwujudnya film ini hidup dan sehat di seluruh fandom.” Lebih dari 7.100 orang telah menandatangani petisi di Change.org. Johns percaya bahwa “jika kita bisa membuktikan permintaan itu ada, mereka akan mempertimbangkan kembali. Itulah harapan kami. Dan bukankah harapan adalah inti dari Star Wars?” Johns juga menyoroti bahwa Disney telah menghabiskan 3 juta dolar AS untuk naskah film tersebut dan berencana menginvestasikan 24 miliar dolar AS untuk konten tahun ini. “Kami punya kreativitas, uang, dan waktu,” tegas Johns, “Tujuan kami pada akhirnya? Bersantai dengan sekantong besar popcorn saat kami menonton The Hunt For Ben Solo di bioskop. Sejujurnya, kami rasa itu tidak terlalu banyak untuk diminta.”
Meskipun ada proyek Star Wars lain yang akan datang seperti film The Mandalorian & Grogu pada Mei 2026 dan Star Wars: Starfighter pada Mei 2027, serta Ahsoka Season 2 yang sedang dikembangkan, para penggemar The Hunt for Ben Solo tetap teguh pada tujuan mereka.






