PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) melaporkan adanya perubahan signifikan dalam komposisi kepemilikan sahamnya. Sebanyak 806.109.768 unit saham Seri B milik PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM) kini resmi dialihkan kepada Negara Republik Indonesia melalui Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa jumlah saham Seri B yang dialihkan tersebut setara dengan 0,53% dari total saham. Pengalihan ini didasarkan pada Perjanjian Pengalihan Saham Milik Negara Republik Indonesia Berupa Saham Seri B Pada BUMN Kepada BP BUMN yang ditandatangani pada 5 Januari 2026 antara Kepala BP BUMN dan DAM.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Saham Seri B yang dialihkan dimaksud akan diklasifikasikan menjadi saham seri A Dwiwarna. Pengalihan saham dimaksud merupakan pelaksanaan UU 16/2025,” ujar Dhanny dalam keterbukaan informasi yang diterima pada Rabu (7/1/2026).
Mureks mencatat bahwa dengan pengalihan ini, Negara Republik Indonesia kini secara resmi menjadi Pemegang Saham Pengendali atau ultimate beneficial owner BRI. Struktur kepemilikan negara di BRI kini terdiri dari 1 saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa, 806,10 juta saham melalui BP BUMN, serta 79,80 miliar saham Seri B melalui DAM.
Proses pengalihan saham ini diterima oleh BRI pada 6 Januari 2026, setelah mendapatkan persetujuan dari Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. Dony Oskaria menegaskan persetujuan tersebut dalam keterbukaan informasi.
“Kami selaku Pemegang Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyetujui untuk melakukan pengalihan sebagian saham Seri B milik PT Danantara Asset Management (Persero) di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang terdiri dari 806.109.768 lembar saham,” kata Dony.






