Las Vegas – Pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) yang berlangsung minggu ini di Las Vegas kembali menjadi sorotan dengan inovasi perangkat pelacak kesehatan. Berbeda dari ekspektasi umum, teknologi pemantau kesehatan kini tidak hanya hadir dalam bentuk gelang, jam tangan pintar, atau cincin, melainkan telah diadaptasi ke berbagai produk yang tak terduga, bahkan terkesan aneh.
Menurut pantauan Mureks, adaptasi teknologi ini terlihat pada sikat gigi, timbangan kamar mandi, hingga pelindung mulut seperti VibeBrux dari startup BruxMed. Perangkat-perangkat ini menjanjikan data kesehatan yang semakin canggih, mulai dari informasi kardiovaskular hingga prediksi risiko penyakit dalam jangka panjang.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Namun, klaim-klaim ambisius ini tidak luput dari perhatian regulator. Sejumlah pejabat menyatakan kekhawatiran dan mulai melakukan pengawasan ketat, mengingat beberapa perangkat baru ini dinilai berfungsi layaknya perangkat medis. Hal ini memicu perdebatan mengenai batasan dan standar regulasi yang harus diterapkan.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian di CES adalah Longevity Mirror dari NuraLogix. Perangkat cermin pintar ini mampu melakukan pemeriksaan kesehatan hanya dalam 30 detik. Dengan memanfaatkan teknologi computer vision dan kecerdasan buatan (AI) yang telah dilatih menggunakan ratusan ribu catatan pasien, cermin ini menganalisis pola aliran darah halus yang terekam melalui video selfie standar.
Dalam demonstrasi langsung, Longevity Mirror menunjukkan kemampuannya memindai wajah pengguna dan kemudian memperkirakan risiko kesehatan jangka panjang, bahkan hingga 20 tahun ke depan. Inovasi semacam ini menunjukkan arah baru dalam pemantauan kesehatan personal yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.






