MADRID – Kompetisi La Liga Spanyol kembali bergulir setelah jeda musim dingin, menghadirkan kembali persaingan sengit di puncak klasemen. Rivalitas abadi antara Barcelona dan Real Madrid menjadi sorotan utama, dengan Barcelona memimpin klasemen sementara dan Real Madrid dihantam kabar buruk cedera bintang utamanya.
Barcelona Puncaki Klasemen, Siap Hadapi Derbi Catalan
Barcelona menutup tahun 2025 dengan posisi teratas di klasemen La Liga. Tim berjuluk Blaugrana ini berhasil mengumpulkan 46 poin dari 18 pertandingan, berkat 15 kemenangan dan satu hasil imbang. Keunggulan empat poin atas rivalnya, Real Madrid, memberikan sedikit ruang bernapas, meskipun perjalanan menuju gelar juara masih panjang.
Artikel informatif lainnya tersedia di Mureks melalui laman mureks.co.id.
Paruh kedua musim 2025–2026 akan dibuka Barcelona dengan laga krusial, Derbi Catalan melawan Espanyol. Pertandingan sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung di RCDE Stadium pada Minggu (4/1) dini hari WIB. Meski bertindak sebagai tim tamu, Barcelona tetap diunggulkan mengingat kualitas skuad dan rekor pertemuan yang dominan.
Espanyol sendiri menunjukkan peningkatan performa signifikan di paruh pertama musim, menempati posisi kelima klasemen dengan 33 poin dari 17 laga. Namun, Mureks mencatat bahwa Barcelona memiliki rekor tak terkalahkan dalam 12 pertemuan terakhir melawan Espanyol di semua ajang, delapan di antaranya berakhir dengan kemenangan.
Real Madrid Dihantam Cedera Mbappe, Ancaman Berat di Paruh Kedua Musim
Di sisi lain, Real Madrid menghadapi tantangan berat dalam upaya mengejar ketertinggalan dari Barcelona. Klub berjuluk Los Blancos ini menerima kabar kurang menyenangkan jelang kembalinya liga, setelah bintang utama mereka, Kylian Mbappe, dikonfirmasi mengalami cedera.
Penyerang asal Prancis itu didiagnosis mengalami keseleo pada lutut kiri. “Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis Real Madrid, Kylian Mbappe didiagnosis mengalami keseleo pada lutut kirinya. Saat ini masih menunggu perkembangan kondisi,” demikian pernyataan resmi klub pada Rabu (31/12) waktu setempat.
Meskipun Madrid tidak merinci durasi absennya Mbappe, sumber yang dekat dengan pemain tersebut mengindikasikan bahwa ia berpotensi menepi setidaknya selama tiga pekan. Kondisi ini membuat Mbappe diragukan tampil pada laga perdana Madrid pasca jeda musim dingin kontra Real Betis di Santiago Bernabeu.
Selain itu, Mbappe juga terancam absen dalam semifinal Piala Super Spanyol melawan Atletico Madrid di Arab Saudi, laga liga melawan Levante, serta duel Liga Champions menghadapi mantan klubnya, AS Monaco.
Dampak Absennya Mbappe dan Badai Cedera di Skuad Madrid
Absennya Mbappe menjadi pukulan telak bagi Real Madrid. Sepanjang tahun 2025, penyerang berusia 27 tahun ini tampil gemilang dan menjadi tulang punggung tim. Ia berhasil menyamai rekor Cristiano Ronaldo dengan mencetak 59 gol dalam satu tahun kalender, serta telah mengoleksi 73 gol dari 83 penampilan sejak bergabung secara gratis dari Paris Saint-Germain 18 bulan lalu.
Musim lalu, Mbappe keluar sebagai top skor La Liga dengan 31 gol, mengungguli penyerang Barcelona Robert Lewandowski. Musim ini, ia kembali memimpin daftar pencetak gol dengan 18 gol, terpaut tujuh gol dari Ferran Torres. Kehilangan sosok seproduktif Mbappe jelas mengganggu stabilitas Madrid yang tengah berusaha menekan Barcelona di puncak klasemen.
Situasi Madrid kian rumit karena sejumlah pemain kunci lain juga harus absen. Dani Carvajal, Eder Militao, Trent Alexander-Arnold, Federico Valverde, serta Brahim Diaz yang sedang membela Maroko di Piala Afrika, menambah daftar panjang pemain yang tidak bisa diturunkan.
Dengan kondisi skuad yang pincang, paruh kedua La Liga dipastikan menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Real Madrid. Sementara itu, Barcelona berupaya menjaga keunggulan dalam persaingan abadi yang kembali memanas, menjanjikan tontonan sepak bola yang ketat dan penuh drama.






