Mencapai target langkah harian kini semakin mudah, bahkan tanpa harus keluar rumah. Sebuah program latihan jalan kaki di dalam ruangan menawarkan solusi efisien untuk meningkatkan kebugaran kardio, kesehatan, dan suasana hati Anda, terutama saat cuaca tidak mendukung.
Selama bertahun-tahun, target 10.000 langkah per hari dianggap sebagai standar emas kebugaran. Namun, penelitian terbaru, seperti yang dicatat Mureks, menunjukkan bahwa target yang lebih rendah, sekitar 7.000 langkah, juga memberikan manfaat signifikan. Para ahli sepakat bahwa aktivitas jalan kaki secara konsisten sangat baik untuk tubuh.
Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id
Latihan jalan kaki spesifik yang dipandu oleh pelatih Michelle Briehler ini memungkinkan Anda mencapai sekitar 3.000 langkah hanya dalam satu sesi. Program ini dapat dengan mudah dilacak menggunakan sebagian besar perangkat pelacak kebugaran.
Bagaimana Latihan Jalan Kaki Minim Dampak Ini Bekerja?
Meskipun terdengar sederhana, latihan jalan kaki di ruang tamu Anda memiliki tujuan yang jelas di setiap gerakannya. Program ini dirancang oleh Michelle Briehler dengan menggabungkan jalan kaki di tempat dan latihan sederhana yang terintegrasi, menjaga variasi tanpa menimbulkan dampak tinggi pada persendian.
Bagi sebagian orang, mengikuti gerakan dan ritme mungkin terasa sedikit menantang pada awalnya. Namun, fokus ini justru menjadi bagian dari kesenangan dan menjaga pikiran tetap terlibat, sehingga Anda tidak mudah bosan. Video demonstrasi yang dipimpin Briehler bukanlah kelas langsung, memungkinkan Anda untuk menjeda kapan saja, mengatur napas, dan melanjutkan latihan.
Anda dapat menyaksikan demonstrasi latihan ini melalui video berikut:
- Video: “30 Min Power Walking Workout 3,000 Steps | Low-Impact Cardio to Boost Energy & Burn Fat”
Manfaat Latihan Jalan Kaki di Dalam Ruangan
Beraktivitas selama 30 menit secara efektif meningkatkan detak jantung, membakar kalori, dan mengoptimalkan penggunaan energi tubuh. Jalan kaki sangat penting bagi siapa pun yang ingin menua dengan sehat.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Geroscience mengenai jalan kaki dan penuaan sehat menunjukkan bahwa aktivitas ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan bahkan beberapa jenis kanker. Selain itu, jalan kaki membantu meredakan nyeri dan kekakuan, meningkatkan mobilitas, memperbaiki kualitas tidur, mengangkat suasana hati, serta membangun ketahanan mental.
Meskipun disebut “minim dampak”, latihan ini tidak kalah efektif dibandingkan lari, HIIT, atau latihan beban. Sesi jalan kaki di dalam ruangan ini ramah pada persendian, namun tetap mampu memompa jantung, menggerakkan otot, dan melatih koordinasi tubuh.
Meningkatkan Metabolisme dan Tantangan Tambahan
Latihan jalan kaki dari Michelle Briehler juga sangat bermanfaat untuk metabolisme. Bergerak selama 30 menit cukup untuk meningkatkan detak jantung, membakar kalori, dan menggunakan energi secara efisien. Aktivitas ini juga menjaga otot tetap aktif, membantu tubuh terus membakar kalori bahkan saat Anda beristirahat.
Jika Anda menginginkan tantangan lebih, Anda bisa menambahkan beban dumbbell yang sangat ringan ke dalam rutinitas. Alternatif lain, seperti yang dilakukan Briehler, adalah mengenakan lengan kompresi dengan berat sekitar satu pon (sekitar 0,45 kg) di setiap lengan. Kedua opsi ini akan menambah beban ringan pada tubuh bagian atas, membantu mengencangkan otot dan meningkatkan pembakaran kalori. Namun, penambahan beban ini tidak esensial, karena latihan ini sudah merupakan sesi yang solid tanpa tambahan apa pun.






