PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk mengumumkan keberhasilannya dalam mengelola lonjakan kebutuhan layanan data pelanggan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Berdasarkan hasil monitoring jaringan, rata-rata trafik layanan XLSmart meningkat signifikan sebesar 12 persen dibandingkan hari normal.
Puncak kenaikan trafik layanan tercatat pada malam tahun baru, khususnya di alun-alun Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang melonjak hingga 267 persen dari kondisi hari biasa. Lonjakan ini menunjukkan tingginya aktivitas digital masyarakat selama masa liburan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Dominasi Streaming dan Kesiapan Jaringan
Director and Chief Technology Officer XLSmart, Shurish Subbramaniam, menjelaskan bahwa layanan streaming kembali menjadi pendorong utama lonjakan trafik. “Seperti yang sudah kami prediksi, layanan streaming kembali mendominasi lonjakan trafik selama periode Nataru,” ujar Shurish di Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Ia menambahkan, selama periode yang sama, layanan percakapan (voice) mengalami penurunan 10 persen, sementara layanan SMS justru menunjukkan kenaikan 12 persen dibandingkan hari biasa. Menurut Mureks, perubahan pola konsumsi ini mencerminkan pergeseran preferensi komunikasi digital.
Shurish juga memastikan performa jaringan XLSmart tetap terjaga dengan baik tanpa gangguan berarti. Hal ini tidak terlepas dari langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan perusahaan, meliputi:
- Peningkatan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat.
- Pengerahan mobile BTS (MBTS) di titik-titik strategis.
- Penyiapan genset beserta cadangan energi.
- Kesiapan rekayasa pengalihan jaringan untuk menjaga kontinuitas layanan apabila terjadi gangguan.
Pola Kenaikan Trafik di Berbagai Wilayah
Data jaringan XLSmart menunjukkan tingginya aktivitas digital pelanggan di berbagai area. Trafik data di area permukiman, termasuk Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya, tetap meningkat sekitar 51 persen dibandingkan hari normal.
Secara nasional, kenaikan trafik tertinggi tercatat di sejumlah kabupaten dan kota tujuan wisata serta mobilitas tinggi, dengan peningkatan mencapai lebih dari 12 persen dibandingkan hari biasa.
Berdasarkan pantauan Mureks, kenaikan trafik tertinggi berdasarkan provinsi terjadi di:
- Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, dengan rata-rata kenaikan sekitar 61 persen.
- Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan, meningkat hingga 59 persen.
- Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, naik 40 persen.
Untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY, trafik data meningkat rata-rata sekitar 13 persen dibandingkan hari biasa. Tiga kabupaten/kota teratas kenaikannya adalah Kota Semarang, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bantul.
Di Provinsi Jawa Timur, trafik data meningkat sekitar 7 persen secara rata-rata, dengan tiga kota/kabupaten teratas kenaikannya yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Surabaya.
Sementara itu, untuk Bali dan Nusa Tenggara, kenaikan trafik rata-rata sekitar 8 persen, dan Sulawesi naik 11 persen dibandingkan hari normal. Area tujuan wisata populer di wilayah-wilayah ini juga mengalami lonjakan trafik data yang signifikan.
Referensi penulisan: www.viva.co.id






