Para pemain gim action RPG populer, Path of Exile 2, baru-baru ini dikejutkan dengan penemuan batas kerusakan (damage cap) yang tidak terduga. Batas ini menyebabkan bos dalam gim tidak terpengaruh sama sekali, bahkan setelah dihantam dengan serangan masif yang mencapai 95 juta damage.
Fenomena Batas Kerusakan Tak Terduga
Fenomena ini terungkap setelah hampir empat minggu liga terbaru Path of Exile 2 dimulai. Sejumlah pemain, yang dikenal gemar menguji batas kemampuan gim, mulai membangun karakter dengan konfigurasi build yang sangat kuat untuk menghasilkan damage sebesar mungkin. Namun, mereka menemukan bahwa ada titik di mana angka kerusakan menjadi terlalu tinggi untuk dihitung oleh sistem gim.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Alih-alih mengurangi bar kesehatan bos, serangan dengan damage ekstrem justru tidak memberikan efek apa pun. Bar kesehatan bos tetap utuh, seolah menjadi “hukuman” bagi pemain yang mendorong batas gim lebih jauh dari yang dimaksudkan pengembang.
YouTuber Swedge, bersama beberapa pemain lain, menjadi yang pertama mengungkap batas kerusakan ini. Mereka berhasil membuat bos “terbakar” dengan jumlah damage yang sangat besar, namun hasilnya nihil. Menurut Swedge, Path of Exile 2 memiliki batas kerusakan yang sama dengan pendahulunya, Path of Exile 1.
Detail Teknis di Balik Batas Kerusakan
Mureks mencatat bahwa jika pemain berhasil memberikan damage lebih dari 35,79 juta per detik kepada bos, gim akan menolak untuk menghitungnya. Berbeda dengan Path of Exile 1 yang masih memungkinkan damage untuk dihitung sedikit di bawah batas, Path of Exile 2 justru mematikan perhitungan damage sepenuhnya.
Swedge menjelaskan, alasan di balik fenomena ini kemungkinan besar terkait dengan cara mesin gim menangani perhitungan damage. Dalam Path of Exile 1, damage-over-time (DoT) dipahami oleh gim sebagai damage per menit, kemungkinan karena alasan server tick rate. Batas maksimalnya adalah 2.147.483.647 damage per menit, atau setara dengan 35,79 juta damage per detik.
Ketika damage melebihi batas ini, terjadi integer overflow, di mana angka positif berubah menjadi negatif. Hal ini membuat gim tidak dapat mengenali nilai damage tersebut, sehingga menghasilkan nol damage. Ini tentu menjadi kekecewaan besar bagi gim yang esensinya adalah mengejar angka dan kekuatan yang lebih besar.
Harapan Pemain untuk Perubahan
Penemuan ini menimbulkan kekecewaan di kalangan pemain. Imbalan untuk mengumpulkan perlengkapan langka dan mengembangkan build yang berfokus pada damage maksimal justru berujung pada ketiadaan efek. Swedge, dalam videonya, mengungkapkan harapannya agar Grinding Gear Games, pengembang Path of Exile 2, dapat mengubah sistem ini.
Ia berharap setidaknya sistem perhitungan damage dapat berfungsi seperti di Path of Exile 1, atau bahkan lebih baik lagi, batas kerusakan tersebut dapat ditingkatkan. Hal ini demi mengakomodasi para pemain yang ingin mendorong batas kemampuan gim hingga maksimal.
Referensi penulisan: www.pcgamer.com






