Tren

Bocoran Ungkap Motorola Siapkan Perangkat AI Wearable Mirip Humane AI Pin, Tantang Pasar yang Sulit

Departemen Riset dan Pengembangan (R&D) Motorola dikabarkan tengah menggarap sebuah perangkat kecerdasan buatan (AI) wearable. Bocoran gambar yang beredar pada Selasa, 06 Januari 2026, menunjukkan perangkat ini memiliki kemiripan signifikan dengan Humane AI Pin yang sebelumnya gagal di pasaran.

Pembocor ulung, Evan Blass, melalui akun X-nya, mengunggah serangkaian gambar yang menampilkan seorang wanita mengenakan perangkat berlogo Motorola. Perangkat tersebut terlihat seperti liontin yang dapat dikenakan di leher atau ditempelkan pada pakaian.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Dari pantauan Mureks, perangkat ini dilengkapi dengan kamera, speaker, dan mikrofon, mengindikasikan fungsinya sebagai asisten bergerak berbasis AI.

“Project Maxwell”: Pendamping AI Perseptif dari 312 Labs

Meskipun unggahan awal Blass hanya menyertakan tanda tanya “???”, bocoran sebelumnya dari Blass mengenai Razr Fold dan proyek Lenovo mendatang menyertakan presentasi yang menyebutkan “Project Maxwell”. Proyek ini, yang dikembangkan bekerja sama dengan 312 Labs Motorola, disebut sebagai “AI Perceptive Companion” atau pendamping perseptif AI.

Menurut slide presentasi yang bocor, perangkat ini merupakan wearable “AI-native” yang sadar konteks dan selalu tersedia. Dengan menggunakan perintah, perangkat ini akan mengumpulkan informasi visual, auditori, dan oral untuk memberikan wawasan serta rekomendasi secara real-time.

Namun, slide tersebut juga menyatakan, “Kami tidak dapat berbicara mengenai rencana untuk memproduksi konsep ini secara komersial,” menunjukkan bahwa status komersialisasi perangkat ini masih belum pasti.

Motorola sendiri memiliki kemitraan dengan Perplexity AI untuk lini ponselnya, namun slide bocoran ini menyebutkan Lenovo Qira, asisten AI perusahaan yang belum diumumkan, yang berpotensi menjadi kekuatan di balik perangkat kacamata pintar baru.

Tantangan Pasar AI Wearable yang Penuh Kegagalan

Di luar kacamata pintar dan beberapa cincin, perangkat AI wearable sebagian besar mengalami kegagalan di pasaran. Humane AI Pin menjadi contoh paling terkenal yang akhirnya dihentikan. Contoh lain termasuk liontin Friend, yang dikenal karena kontroversi iklan di New York.

Meskipun demikian, keinginan perusahaan untuk menciptakan perangkat AI wearable tidak akan hilang dalam waktu dekat. OpenAI dilaporkan sedang mengembangkan perangkat serupa bekerja sama dengan mantan desainer Apple, Jony Ive, meskipun mereka juga melihat peluang pada kacamata pintar dan speaker AI.

Tahun lalu, Amazon mengakuisisi Bee, sebuah perusahaan yang sedang membuat perangkat pergelangan tangan AI yang dapat mentranskripsi aktivitas harian pengguna.

Semua upaya ini merupakan bagian dari ambisi untuk mengalihkan pengguna dari ketergantungan pada ponsel pintar. Namun, Mureks mencatat bahwa hingga saat ini, belum ada satu pun perangkat AI wearable yang berhasil meraih kesuksesan signifikan di pasar.

Mureks