Nasional

BMKG Prediksi Musim Hujan 2026 Berlanjut hingga April, 5,1% Wilayah Alami Curah Hujan di Atas Normal

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan di Indonesia pada tahun 2026 akan berlangsung hingga bulan April mendatang. Prediksi ini disampaikan menyusul dimulainya periode hujan di sekitar 81 persen wilayah Indonesia, yang telah teridentifikasi sejak pekan pertama Januari.

Hingga awal Januari, catatan Mureks menunjukkan sebanyak 566 Zona Musim (ZOM) di Tanah Air telah memasuki periode hujan. Wilayah-wilayah yang merasakan dampak awal musim hujan ini meliputi Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Dinamika Atmosfer Pemicu Musim Hujan

Kondisi cuaca ini, menurut BMKG, disebabkan oleh penguatan dinamika atmosfer regional yang mempercepat transisi musim di berbagai wilayah. Secara umum, durasi musim hujan di Indonesia diperkirakan berkisar antara 16 hingga 24 dasarian, di mana satu dasarian setara dengan 10 hari.

Dalam periode tersebut, sekitar 94,7 persen wilayah Indonesia diproyeksikan akan mengalami curah hujan tahunan normal, dengan intensitas antara 1.500 hingga 4.000 milimeter. Sementara itu, sekitar 5,1 persen wilayah lainnya diprediksi akan berada pada kategori curah hujan di atas normal.

Mengenal Tipe Zona Musim (ZOM) di Indonesia

Informasi prakiraan musim di Indonesia, seperti yang disampaikan BMKG, menggunakan pendekatan Zona Musim (ZOM). ZOM adalah wilayah yang memiliki perbedaan jelas antara periode musim hujan dan musim kemarau.

Disadur dari laman resmi BMKG, Indonesia memiliki total 699 Zona Musim yang dikelompokkan ke dalam tiga tipe utama:

  • Tipe ZOM Monsunal: Wilayah ini memiliki pola hujan tahunan dengan satu puncak hujan yang sangat dipengaruhi oleh angin monsun Asia, serta satu periode musim kemarau yang jelas.
  • Tipe ZOM Ekuatorial: Ditandai dengan pola hujan tahunan yang memiliki dua puncak hujan, biasanya terjadi di wilayah sekitar garis khatulistiwa.
  • Tipe ZOM Lokal: Tipe ini memiliki pola hujan tahunan yang berbeda dari pola monsunal maupun ekuatorial, seringkali dipengaruhi oleh kondisi geografis atau lokal spesifik.

Dengan pemahaman mengenai ZOM dan prediksi BMKG, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca selama musim hujan 2026.

Mureks