Ratusan warga di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terpaksa mengungsi setelah banjir menerjang empat desa pada Kamis (8/1/2026). Bencana alam ini menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan dan perabot rumah tangga.
Menurut data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat, sedikitnya 344 jiwa terdampak langsung oleh banjir tersebut. Empat desa yang paling parah terkena dampak adalah Desa Gamlamo, Desa Tongute Ternate Asal, Desa Gam Ici, dan Desa Tongute Ternate.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Sebagian besar warga terdampak memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman guna menghindari potensi luapan air susulan. Mureks mencatat bahwa tim gabungan dari BPBD dan aparat setempat masih terus melakukan pendataan lanjutan di lokasi kejadian.
Pantauan di lapangan menunjukkan, genangan lumpur tebal menyelimuti rumah-rumah warga pascabanjir. Sejumlah perabot rumah tangga dan kendaraan, seperti sepeda motor, juga terlihat mengalami kerusakan akibat terjangan air.
Upaya pendataan ini krusial untuk memastikan kebutuhan mendesak para korban dapat segera terpenuhi. Pihak berwenang berjanji akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan.






