Keuangan

Badan Gizi Nasional Pastikan Kejar Target 82,9 Juta Penerima Makan Bergizi Gratis pada 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Target ambisius ditetapkan, yakni mencapai 82,9 juta penerima manfaat pada tahun 2026.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip Mureks dari kanal YouTube resmi BGN pada Kamis (8/1/2026). “Di tahun 2026 ini kita akan terus kejar target 82,9 juta (penerima manfaat) sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi,” ujar Dadan.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Perluasan cakupan ini akan berjalan seiring dengan upaya peningkatan kualitas layanan. BGN menargetkan pelaksanaan program yang semakin optimal dan aman bagi seluruh penerima manfaat.

Peningkatan Kualitas Layanan dan Keamanan Pangan

Dadan menjelaskan, satuan pemenuhan gizi ke depan akan dikelompokkan berbasis kualitas layanan. Skema ini diharapkan mampu mendorong standar operasional yang lebih baik, termasuk aspek keamanan pangan.

“Kita akan mengelompokkan satuan pengembangan gizi berbasis kualitas layanan dan itu akan mempengaruhi terhadap berbagai hal dan kami kejar target agar seluruhnya unggul,” tegas Dadan.

Ia menambahkan, makanan yang disajikan tidak hanya bertujuan mendukung pertumbuhan anak agar sehat, cerdas, kuat, dan ceria, tetapi aspek keamanan konsumsi juga menjadi perhatian utama.

Sejalan dengan target zero accident, tim redaksi Mureks mencatat penurunan signifikan jumlah insiden sepanjang akhir tahun 2025.

“Alhamdulillah selama Desember 2025 kejadiannya menurun drastis dari puncaknya di Oktober, 85 kejadian turun, 40 kejadian di November,” ungkap Dadan.

“Di Desember itu selama satu bulan kejadian tersisa 12 kejadian dan kami targetkan sesuai instruksi Pak Presiden untuk terus memperbaiki kualitas, sambil terus kita meningkatkan jumlah dan tingkat pelayanan,” lanjutnya.

Kontribusi Masyarakat Dorong Percepatan Program

Pertumbuhan cepat program MBG juga ditopang oleh kontribusi aktif dari masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 19.188 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) telah beroperasi.

Seluruh SPPG tersebut dibangun melalui pendanaan masyarakat. Dadan menyampaikan apresiasi tinggi kepada para mitra yang berperan besar dalam mempercepat pelaksanaan program melalui investasi signifikan.

“Kalau kita hitung dari jumlah SPPG yang ada paling tidak ada Rp 38 triliun yang sudah dikontribusikan masyarakat terhadap pembangunan SPPG, dan membuat program ini berjalan demikian cepat dan bisa melayani hingga saat ini,” pungkas Dadan.

Mureks