Lifestyle

Astronom Emirat Prediksi Ramadan 2026 Dimulai 19 Februari, Idul Fitri 20 Maret di Negara Arab

Umat Islam di berbagai belahan dunia, khususnya di negara-negara Arab, tengah menantikan kepastian awal Ramadan dan Idul Fitri 2026. Berbagai prediksi astronomi telah muncul, memberikan gambaran awal mengenai jadwal ibadah puasa dan perayaan Lebaran tahun depan.

Perkiraan Awal Ramadan dan Lebaran 2026 di Negara Arab

Presiden Masyarakat Astronomi Emirat, Ibrahim al Jarwan, memprediksi awal puasa Ramadan 2026 akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menurut al Jarwan, bulan sabit Ramadan 2026 diperkirakan muncul pada Selasa, 17 Februari, namun akan menghilang satu menit setelah matahari terbenam. Kondisi ini mengindikasikan bahwa hilal kemungkinan besar tidak akan terlihat dengan mata telanjang pada malam tersebut.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Oleh karena itu, puasa Ramadan diproyeksikan dimulai pada 19 Februari 2026, dengan Idul Fitri diprediksi jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. “Kamis, 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan, dan Jumat, 20 Maret, akan menandai hari pertama Syawal dan Idul Fitri,” tegas Ibrahim al Jarwan, seperti dilansir dari Al Arabiya.

Namun, ada prediksi lain yang mengacu pada perhitungan astronomi khusus, seperti yang dilaporkan Gulf News. Mayoritas negara Arab kemungkinan besar akan memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026. Kendati demikian, konfirmasi resmi tetap bergantung pada hasil pengamatan hilal pada akhir bulan Syakban. Komite penampakan bulan di Arab Saudi, misalnya, diperkirakan baru akan menetapkan awal puasa Ramadan 1447 H melalui pengamatan hilal pada Rabu, 18 Februari 2026.

Prediksi Awal Ramadan dan Lebaran 2026 di Indonesia

Di Indonesia, pemerintah belum menetapkan secara resmi awal Ramadan dan Lebaran 2026. Penetapan tanggal-tanggal penting ini biasanya akan diumumkan setelah pelaksanaan sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Meskipun demikian, Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) memperkirakan awal Ramadan akan berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara itu, Lebaran Idul Fitri diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan lebih dulu awal puasa dan Lebaran 2026. Berdasarkan perhitungan hisab hakiki yang mengacu pada prinsip, syarat, serta parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan awal puasa jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, dan Lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) belum menetapkan kapan awal Ramadan dan Idul Fitri 2026. NU menggunakan metode hisab imkanur rukyat, yang melibatkan pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit muda untuk menentukan awal bulan Hijriah.

Mureks mencatat bahwa perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah antara organisasi Islam di Indonesia dan negara-negara Arab seringkali memunculkan variasi tanggal, meski tidak jarang juga terjadi kesamaan.

Mureks