Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, telah mengambil langkah antisipasi komprehensif menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Tahun Baru 2026. Selain menyiapkan ratusan personel gabungan, pengelola juga menyediakan fasilitas shelter sepanjang 1,8 kilometer untuk melindungi pengunjung dari potensi hujan.
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menjelaskan bahwa persiapan telah dilakukan jauh sebelum periode libur Natal dan Tahun Baru. “Iya, pasti ada persiapan ya. Beberapa waktu sebelum memasuki liburan Natal Tahun Baru, kami sudah melakukan koordinasi dengan lintas sektoral ya. Dari Kepolisian, TNI, kemudian Dishub, kemudian Pemadam Kebakaran, dari Dinas Kesehatan ya, sudah kita koordinasikan secara lintas sektoral,” ujar Bambang di lokasi pada Kamis (1/1), seperti pantauan Mureks.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Dalam upaya pengamanan dan pengaturan arus pengunjung, Bambang merinci pengerahan personel dari berbagai instansi. “Jadi dari kepolisian menurunkan sekitar 60 personel ya. Kemudian untuk TNI 40 personel, dari Dinas Perhubungan ada 15 personel, begitu juga Satpol PP 15 personel. Untuk Damkar sendiri menyiagakan 6 personel,” paparnya.
Fasilitas shelter menjadi prioritas utama untuk mitigasi cuaca. Bambang menegaskan bahwa fasilitas ini dirancang untuk kenyamanan pengunjung. “Untuk antisipasi cuaca mungkin ya, kita juga sudah menyiapkan beberapa shelter ya, shelter panjang yang tentu saja bisa melindungi pengunjung apabila cuaca terpaksa harus hujan ya,” ucapnya.
Shelter tersebut, menurut Mureks, membentang di jalur utama kawasan wisata. “Cuaca hujan, tadi saya sampaikan bahwa kita punya shelter atau peneduh yang berada di jalur utama. Ada lebih kurang 1,8 kilometer panjangnya. Jadi bisa menampung banyak orang,” tandas Bambang, memastikan kapasitas yang memadai bagi ribuan pengunjung.





