MANCHESTER, INGGRIS – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menegaskan keyakinannya terhadap potensi tim asuhannya musim ini, meskipun Setan Merah mengakhiri tahun 2025 dengan hasil imbang 1-1 melawan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford pada Kamis (01/01/2026). Hasil ini menjadi penutup tahun yang kurang memuaskan bagi United.
Wolves, yang datang dengan catatan buruk 11 kekalahan beruntun di Liga Inggris dan terdampar di dasar klasemen dengan hanya dua poin dari 18 pertandingan, berhasil mencuri satu poin berharga. Manchester United sempat unggul lebih dulu melalui gol Joshua Zirkzee yang berbelok arah, namun Ladislav Krejci berhasil menyamakan kedudukan untuk Wolves.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Hasil imbang ini cukup mengejutkan, mengingat tiga pekan sebelumnya tim asuhan Amorim berhasil menang telak 4-1 atas Wolves di Molineux. Dalam kemenangan tersebut, Bruno Fernandes, Bryan Mbeumo, dan Mason Mount turut mencatatkan nama di papan skor. Namun, ketiganya termasuk dalam daftar delapan pemain yang absen pada laga kali ini karena cedera.
Keyakinan Amorim di Tengah Badai Cedera
Saat ini, Manchester United berada di posisi keenam klasemen Liga Inggris, tertinggal dua poin dari juara bertahan Liverpool yang masih memiliki satu pertandingan tunda dalam persaingan memperebutkan tiket terakhir Liga Champions. Meski demikian, pelatih berusia 40 tahun itu tetap optimistis.
“Saya sangat percaya diri,” ujar Amorim pada paruh musim kompetisi. “Kami hanya perlu memulihkan semua pemain, dan saya benar-benar yakin.”
Ia melanjutkan, “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi hingga akhir musim. Nanti kami akan mengevaluasi secara keseluruhan. Namun saya sangat yakin bahwa ketika semua pemain kembali, kami akan menjadi tim yang kuat. Tidak ada keraguan dalam pikiran saya.”
Mureks mencatat bahwa pernyataan Amorim ini menunjukkan komitmennya untuk tetap fokus pada pemulihan skuad di tengah jadwal padat Liga Inggris.
Keputusan Taktis dan Laga Mendatang
Laga pertama Manchester United pada tahun 2026 akan berlangsung di kandang Leeds United, rival lama mereka, pada hari Minggu mendatang. Amorim menegaskan tidak akan mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang masih dibekap cedera, meskipun tim jelas membutuhkan inspirasi tambahan yang hilang saat menghadapi Wolves.
Dalam pertandingan melawan Wolves, Amorim menarik Zirkzee, pencetak gol yang menggantikan Mount yang cedera, pada jeda babak pertama untuk memasukkan gelandang muda Jack Fletcher. Keputusan tersebut, menurut Amorim, murni bersifat taktis.
“Kami perlu melakukan apa yang dibutuhkan oleh pertandingan. Kami kesulitan karena mereka menumpuk banyak pemain di tengah. Dengan Jack, kami bisa menyeimbangkan permainan dan merebut bola lebih cepat di babak kedua,” jelasnya.
Amorim menambahkan, “Di babak pertama kami sedikit kesulitan merebut bola. Saat ini saya tidak melihat usia atau pengalaman, saya hanya fokus pada apa yang bisa dilakukan untuk memenangkan pertandingan.”
Pada laga tersebut, MU kembali menggunakan skema pertahanan tiga bek yang menjadi favorit Amorim, setelah sebelumnya meraih kemenangan dengan formasi empat bek.
Reaksi Pelatih Wolves
Di sisi lain, pelatih Wolves, Rob Edwards, mengaku bangga dengan performa timnya setelah meraih poin pertama sejak ia menangani klub tersebut bulan lalu.
“Senang rasanya bisa membawa pulang sesuatu dari pertandingan ini,” kata Edwards menjelang laga melawan sesama tim papan bawah, West Ham. “Saya merasa ini memang pantas kami dapatkan. Ini adalah sebuah kemajuan. Secara keseluruhan, penampilan kami sangat bagus.”






