Perusahaan induk Google, Alphabet Inc. (GOOG, GOOGL), resmi menggeser Apple (AAPL) sebagai entitas dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di dunia pada penutupan perdagangan Rabu (7/1/2026) waktu setempat. Mureks mencatat bahwa nilai pasar Alphabet mencapai 3,89 triliun dollar AS, melampaui Apple yang tercatat sebesar 3,85 triliun dollar AS.
Keesokan harinya, Kamis (8/1/2026), posisi Alphabet semakin kokoh. Sahamnya melonjak 1 persen, mendorong kapitalisasi pasar menjadi 3,94 triliun dollar AS, sementara Apple turun ke angka 3,84 triliun dollar AS. Ini merupakan kali pertama sejak tahun 2019 Alphabet berhasil melampaui Apple dalam hal nilai pasar.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Transformasi Alphabet Didorong Dominasi AI
Pergeseran posisi ini, seperti dikutip dari Yahoo Finance, mencerminkan transformasi signifikan Alphabet dari perusahaan internet menjadi pemain kunci di bidang kecerdasan buatan (AI). Meskipun sempat tertinggal oleh pesaing seperti OpenAI, Google memanfaatkan skala besar usahanya untuk kembali mendominasi sektor AI melalui pengembangan perangkat lunak dan perangkat keras.
Chip AI khusus Google, yang dikenal sebagai TPU, kini menjadi pesaing utama bagi Nvidia (NVDA). Bahkan, chip ini telah menarik minat perusahaan teknologi besar lainnya seperti Meta (META) dan Anthropic (ANTH.PVT). Selain itu, model AI terbaru Google, Gemini 3, berhasil menunjukkan performa unggul dalam berbagai pengujian industri.
Kinerja Saham dan Tantangan Apple
Sepanjang tahun 2025, saham Alphabet menjadi yang terbaik di antara “Magnificent Seven” perusahaan teknologi terbesar, dengan kenaikan mencapai 65 persen. Nvidia mengikuti di posisi kedua dengan lonjakan 39 persen. Para analis memprediksi kinerja positif Alphabet akan berlanjut di tahun 2026.
Di sisi lain, Apple menghadapi sejumlah tantangan internal, termasuk pengunduran diri beberapa eksekutif kunci. Perusahaan juga tengah mempersiapkan diri menyambut era pasca-CEO Tim Cook. Dalam aspek AI, Apple belum menunjukkan posisi kepemimpinan yang kuat, meskipun telah mulai mengintegrasikan teknologi ini ke perangkatnya. Investor kini menantikan peluncuran Siri generasi terbaru yang dinilai sangat penting.
Fokus pada Monetisasi AI
Meski telah melewati Apple, kapitalisasi pasar Alphabet masih tertinggal dari Nvidia, yang mencapai 4,5 triliun dollar AS. Tahun ini, Alphabet dituntut untuk membuktikan bagaimana strategi AI-nya dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Investor mulai menaruh perhatian pada efektivitas pengembalian investasi besar di pusat data dan server.
Menurut analis Bernstein, Stacy Rasgon, “keberhasilan Gemini merupakan tanda positif, namun fokus kini bergeser dari performa model semata ke adopsi produk dan monetisasi.”






