Enzo Maresca mungkin baru saja kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih kepala Chelsea, namun ia diprediksi akan segera kembali menukangi klub elite lain. Kepergian mengejutkan Maresca dari Stamford Bridge, setelah hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan, tidak mengurangi reputasinya di mata legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer.
Shearer meyakini pelatih asal Italia itu akan dengan mudah mendapatkan pekerjaan baru, mengingat rekam jejaknya yang tetap tinggi di kancah sepak bola Eropa.
Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id
Perubahan Total di Kursi Pelatih Chelsea
Masa jabatan Enzo Maresca yang penuh gejolak selama 18 bulan sebagai pelatih kepala Chelsea berakhir mendadak pada Hari Tahun Baru 2026. Keputusan ini menyusul keretakan hubungan yang parah dengan petinggi klub. Maresca, yang berhasil mengamankan kualifikasi Liga Champions serta memenangkan Liga Konferensi dan Piala Dunia Antarklub musim lalu, pergi dengan kesepakatan bersama setelah serangkaian hasil buruk di liga domestik.
Ketegangan memuncak karena beberapa masalah, termasuk ketidaksepakatan mengenai protokol pemulihan cedera pemain dengan tim medis. Selain itu, komentar publik Maresca tentang kesan tidak didukung oleh manajemen juga menjadi pemicu.
Puncak kekesalan dewan direksi terjadi dengan terungkapnya kabar bahwa Maresca telah mengadakan diskusi dengan Manchester City dan Juventus mengenai peran masa depan. Tindakan ini dilaporkan dianggap tidak sopan oleh pihak Chelsea. Mureks mencatat bahwa tindakan terakhir Maresca adalah melewatkan konferensi pers pasca-pertandingan setelah hasil imbang 2-2 dengan Bournemouth, yang secara resmi disebut karena sakit, tetapi kemudian diklaim sebagai alibi belaka saat ia keluar tanpa berbicara dengan para pemainnya.
Sementara The Blues kini mencari manajer permanen kelima mereka sejak pengambilalihan pada tahun 2022, Shearer yakin Maresca akan memiliki banyak pilihan klub baru.
Shearer: “Dia Tidak Akan Kesulitan Mencari Pekerjaan”
Berbicara kepada Betfair, Alan Shearer mengungkapkan pandangannya tentang masa depan Maresca. “Waktunya di Chelsea harus dipandang sebagai masa yang sukses bagi Maresca. Mereka mengalahkan tim terbaik tahun lalu, PSG; dia mengungguli taktik ‘Pelatih Terbaik Tahun Ini’. Mereka memenangkan Liga Konferensi, yang memang diharapkan, tetapi tidak banyak yang mengira mereka akan pergi ke Piala Dunia Antarklub dan menang,” ujar Shearer.
“Dia berada di dalam dan sekitar empat besar, jadi bagi saya, dia telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Dia akan pergi dengan nilai jual yang tinggi. Saya tidak berpikir dia akan kesulitan mendapatkan pekerjaan lain karena pekerjaan yang dia lakukan di Chelsea dan Leicester. Apakah dia mendapatkan salah satu pekerjaan besar, masih harus dilihat. Ada pembicaraan tentang City, bukan? Tapi itu tergantung pada apakah Pep Guardiola memutuskan untuk pergi dan kapan, tetapi dia tidak akan kesulitan mencari pekerjaan di Inggris atau luar negeri.”
Shearer Kritik Kontrak “Gila-gilaan” Chelsea
Shearer juga menyoroti struktur manajemen yang diterapkan Chelsea menyusul kepergian Roman Abramovich pada 2022. “Anda tahu ketika Anda masuk ke pekerjaan itu apa yang Anda lakukan, ini adalah klub sepakbola yang sangat berbeda dari yang lain dalam hal pengelolaannya. Itu bukan salah Maresca, itu orang-orang di atasnya. Model mereka jelas membeli pemain muda, mengembangkan mereka, dan memberi mereka kontrak jangka panjang yang gila dengan potensi untuk dijual. Saya tidak berpikir Anda akan memenangkan liga seperti itu,” lanjutnya.
“Anda mungkin masuk ke empat besar karena Anda bisa belanja, tetapi pada dasarnya, orang yang masuk harus melakukan lebih baik daripada orang yang baru saja pergi. Pria yang pergi itu memenangkan dua trofi tahun lalu. Mereka duduk di urutan kelima, satu kemenangan lagi dari empat besar, jadi, saya pikir dia melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya tidak yakin dia bisa melakukan lebih baik lagi. Reputasinya tinggi. Apakah saya terkejut? Tidak juga. Saya pikir Chelsea terkadang adalah klub sepakbola yang gila. Itulah pemiliknya, begitulah cara mereka ingin menjalankan klub mereka. Ini sangat berbeda, dan itulah yang coba dikatakan Maresca kepada kami dengan sedikit keluhan tiga minggu lalu. Dia adalah manajer terbaik bulan November. Saya tahu mereka hanya memenangkan satu dari tujuh laga, dan di klub top itu sulit untuk ditonton, tetapi tidak ada yang mengejutkan saya dalam sepakbola, apalagi di klub itu.”
Rosenior Kandidat Terdepan Pengganti Maresca
Mantan bek Fulham, Liam Rosenior, menjadi favorit kuat untuk ditunjuk sebagai bos permanen Chelsea berikutnya. Rosenior saat ini melatih Strasbourg, klub Prancis yang juga dimiliki oleh perusahaan induk Chelsea, BlueCo. Koneksi ini berarti ia sangat dihormati oleh hierarki di London barat, yang mengagumi keterampilan pengembangan pemain dan gaya mainnya.
Meskipun ia kandidat utama, beberapa pengamat mempertanyakan pengalamannya di level atas. Nama lain seperti Oliver Glasner telah dikaitkan dengan pekerjaan itu, tetapi Rosenior adalah pilihan yang lebih disukai. Ia menolak menjamin masa depannya di Strasbourg, mengakui spekulasi dapat berkembang dengan cepat. Calum McFarlane akan menjadi bos sementara untuk pertandingan Chelsea melawan Manchester City pada Minggu sore.






