Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menerapkan kebijakan unik yang disambut baik oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Herdman membuka pintu lebar bagi asisten pelatih lokal untuk bergabung dalam jajaran staf kepelatihannya.
Dalam komunikasinya dengan Badan Tim Nasional (BTN), Herdman mengungkapkan bahwa ia hanya akan membawa maksimal tiga asisten pelatih asing. Selebihnya, ia berkeinginan untuk memaksimalkan kualitas para pelatih lokal sebagai bagian dari timnya.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Melanjutkan Estafet Era Shin Tae Yong
Kebijakan yang diambil Herdman ini melanjutkan estafet yang pernah diterapkan di era pelatih sebelumnya, Shin Tae Yong. Kala itu, Shin Tae Yong memilih Nova Arianto sebagai asisten pelatih lokal yang konsisten mendampinginya sejak 2020 hingga masa jabatannya berakhir.
Situasi ini berbeda jauh dengan era Patrick Kluivert, yang tidak melibatkan pelatih lokal dalam jajaran staf kepelatihannya. Mureks mencatat bahwa pendekatan Herdman ini menunjukkan komitmen terhadap pengembangan sumber daya pelatih di Tanah Air.
PSSI Tawarkan Banyak Nama Lokal
Ketua BTN sekaligus Anggota Exco PSSI, Sumardji, menyatakan bahwa PSSI akan menyodorkan banyak nama pelatih lokal kepada Herdman. Proses pemilihan nantinya akan sepenuhnya diserahkan kepada Herdman melalui wawancara langsung.
“Nanti akan kami sodorkan banyak nama pelatih lokal. John Herdman sendiri yang akan wawancara mereka sesuai kebutuhan,” kata Sumardji kepada awak media.
Kesempatan Transfer Ilmu bagi Pelatih Lokal
Kebijakan Herdman ini dipandang sebagai kesempatan emas bagi para pelatih lokal untuk mendapatkan transfer ilmu dan pengalaman berharga di level Timnas. Selain itu, mereka juga memiliki peluang besar untuk berkontribusi langsung dalam membangun kekuatan sepak bola Indonesia.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan John Herdman, yang akan melakukan wawancara untuk menemukan sosok yang memiliki visi sejalan dengannya dalam memajukan Timnas Indonesia.






