Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menundukkan Dewa United dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Gol tunggal F Sadat pada menit ke-43 menjadi penentu kemenangan The Guardians di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Senin (5/1/2026).
Jalannya Pertandingan: Babak Pertama Penuh Kehati-hatian
Pada awal babak pertama, kedua kesebelasan bermain dengan sangat hati-hati, cenderung menunggu dan membaca strategi lawan. Akibatnya, minim peluang berbahaya yang tercipta di kedua sisi lapangan. Namun, kebuntuan pecah menjelang akhir babak pertama.
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Memasuki menit ke-43, pemain Bhayangkara, Moises, berhasil membuka ruang di sisi kiri pertahanan Dewa United. Dengan cerdik, Moises mengirimkan umpan matang ke kotak penalti yang disambut sundulan terarah oleh F Sadat. Gol tersebut membawa Bhayangkara Presisi Lampung FC unggul 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Drama Kartu Merah dan Serangan Gencar Dewa United
Memasuki babak kedua, Dewa United meningkatkan intensitas penguasaan bola dan serangan untuk mengejar ketertinggalan. Tekanan yang diberikan tim tamu berbuah hasil pada menit ke-51, ketika pemain Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, diganjar kartu merah oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Dewa United.
Unggul jumlah pemain, Dewa United semakin menggencarkan serangan. Kombinasi umpan-umpan lambung yang menusuk jantung pertahanan Bhayangkara serta umpan satu-dua yang diarsiteki oleh Egy dan Marukawa terus dilancarkan. Penyerang seperti Alex Martin, Rafael Struick, dan Lilipaly berulang kali mencoba membobol gawang Bhayangkara FC yang dikawal ketat oleh Aqil Savik, namun belum ada yang berhasil.
Insiden di Menit Akhir dan Perubahan Klasemen
Pertandingan yang berjalan sengit ini sempat diwarnai keributan antara pemain Bhayangkara dan Dewa United di menit-menit akhir. Insiden bermula saat Spasojevic yang dilanggar oleh Egy, kemudian menerima hantaman bola dari Rafael Struick. Merasa tidak terima, Spasojevic dan beberapa pemain Bhayangkara lainnya mengerumuni Struick dan Egy.
Keributan tidak berlangsung lama, namun pengadil lapangan harus menghukum Rafael Struick dengan kartu merah, memaksanya menepi dari lapangan. Mureks mencatat bahwa insiden ini menambah daftar panjang drama di lapangan hijau Super League musim ini.
Kemenangan atas Dewa United ini berhasil mengangkat posisi Bhayangkara Presisi Lampung FC ke urutan 9 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 22 poin dari 16 pertandingan. Sementara itu, Dewa United harus puas berada di posisi 14 dengan 17 poin dari jumlah pertandingan yang sama.






