Sudirman Cup, kompetisi beregu campuran bulutangkis internasional yang diikuti negara-negara anggota Federasi Bulu Tangkis Dunia, telah menjadi panggung bagi sejumlah tim untuk mengukir sejarah. Sejak turnamen perdana pada tahun 1989, ajang ini secara konsisten menyajikan pertarungan sengit antara tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran dalam setiap babaknya. Edisi terakhir, Sudirman Cup 2025, baru saja rampung digelar di Xiamen, China.
Dalam catatan sejarah turnamen bergengsi ini, beberapa negara telah menunjukkan dominasi luar biasa. Berikut adalah daftar negara dengan koleksi gelar Sudirman Cup terbanyak sepanjang masa:
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
China: Penguasa Sudirman Cup dengan 14 Gelar
China menempati posisi teratas sebagai negara dengan gelar juara Sudirman Cup terbanyak. Timnas China telah mengumpulkan total 14 trofi juara, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi dan kekuatan mereka di kancah bulutangkis dunia. Gelar-gelar tersebut diraih pada tahun 1995, 1997, 1999, 2001, 2005, 2007, 2009, 2011, 2013, 2015, 2019, 2021, 2023, dan 2025.
Berdasarkan pantauan Mureks, sejak pertama kali berpartisipasi, China telah berhasil melaju ke babak final Sudirman Cup sebanyak 16 kali. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya berakhir sebagai runner-up, yakni pada edisi 2003 dan 2017. Prestasi gemilang China tidak hanya terbatas pada Sudirman Cup; mereka juga tercatat sebagai peraih 11 gelar Thomas Cup, 16 Uber Cup, serta medali emas di Olimpiade 2012, menegaskan status mereka sebagai kekuatan bulutangkis global.
Korea Selatan: Empat Gelar dan Penghenti Dominasi China
Korea Selatan menduduki peringkat kedua dalam daftar negara dengan gelar juara Sudirman Cup terbanyak. Timnas Korea Selatan telah mengoleksi total 4 gelar juara, yang mereka raih pada edisi 1991, 1993, 2003, dan 2017.
Selama partisipasinya, Korea Selatan telah mencapai final sebanyak 10 kali, dengan enam di antaranya berakhir sebagai runner-up. Momen-momen tersebut terjadi pada tahun 1989, 1997, 2009, 2013, 2023, dan 2025. Salah satu pencapaian paling berkesan bagi Korea Selatan adalah pada Piala Sudirman 2017, di mana mereka berhasil menghentikan rentetan kemenangan China dan meraih gelar juara dengan skor tipis 3-2, menunjukkan daya saing yang luar biasa.
Indonesia: Pelopor Juara di Edisi Perdana
Indonesia, sebagai salah satu negara dengan tradisi bulutangkis yang kuat, juga tercatat dalam sejarah Sudirman Cup. Tim Merah Putih berhasil meraih satu gelar juara, sebuah prestasi yang sangat membanggakan karena diraih pada edisi perdana turnamen ini, yaitu pada tahun 1989.
Kemenangan bersejarah tersebut tidak lepas dari kontribusi para pemain legendaris bulutangkis Indonesia pada masa itu, seperti Susy Susanti, Verawaty Fajrin, Eddy Hartono, hingga Eddy Kurniawan. Keberhasilan ini menempatkan Indonesia sebagai pelopor juara dalam ajang beregu campuran paling prestisius di dunia bulutangkis.






