AC Milan mengawali tahun 2026 dengan ambisi besar untuk merebut puncak klasemen Serie A dari rival sekota, Inter Milan. Peluang emas ini terbuka lebar saat Rossoneri melawat ke markas Cagliari pada Sabtu (3/1) dini hari WIB, dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Liga Italia.
Tim Merah Hitam, yang tak terkalahkan di Serie A sejak Agustus 2025, berpotensi naik ke posisi teratas jika berhasil meraih kemenangan. Kemenangan ini akan menjadi yang keempat dari lima laga liga terakhir mereka. Rekam jejak Milan di Sardinia juga terbilang meyakinkan.
Simak artikel informatif lainnya hanya di mureks.co.id.
Performa Gemilang Milan di Akhir 2025
Meskipun gagal mempertahankan gelar Supercoppa Italiana setelah tersingkir di semifinal akibat kekalahan 0-2 dari Napoli, AC Milan menutup tahun 2025 dengan catatan positif di liga. Pada laga terakhir Serie A tahun lalu, tim asuhan Massimiliano Allegri meraih tiga poin penting sekaligus sempat merebut puncak klasemen dari Inter Milan.
Dalam kemenangan atas Hellas Verona, Milan menunjukkan ketajaman luar biasa dengan mencetak tiga gol hanya dalam rentang 10 menit. Christian Pulisic membuka keunggulan, sebelum Christopher Nkunku mengakhiri penantian panjangnya akan gol Serie A dengan mencetak dua gol beruntun.
Di tengah persaingan gelar yang ketat, di mana hanya terpaut empat poin antara lima besar klasemen, Milan mulai menunjukkan bahwa Scudetto bukan sekadar mimpi. Apalagi, mereka kini bisa sepenuhnya fokus ke liga setelah tak lagi terlibat di ajang piala.
Setelah finis mengecewakan musim lalu, Milan bangkit dari kekalahan pembuka musim ini dan mencatatkan 15 laga Serie A tanpa kekalahan, rekor terbaik mereka sejak musim 2021/22. Mureks mencatat bahwa konsistensi Milan juga tercermin dari minimnya rotasi pemain, menjadikan mereka tim dengan jumlah pergantian pemain paling sedikit di antara lima liga top Eropa. Skuad Milan dipimpin figur-figur berpengalaman seperti Luka Modric, Pulisic, dan kapten Mike Maignan.
Allegri Kembali ke Kandang Lama, Statistik Mendukung Milan
Laga ini juga akan bernuansa emosional bagi pelatih Massimiliano Allegri, yang kembali ke Cagliari. Allegri pernah melatih klub berjuluk Rossoblu itu dari Juli 2008 hingga April 2010, dengan total 74 pertandingan, sebelum memulai periode pertamanya di San Siro.
Secara statistik, Milan unggul jauh dalam rekor pertemuan. Mereka tak terkalahkan dalam 14 pertemuan liga terakhir melawan Cagliari. Namun, musim lalu Rossoneri gagal menang dalam dua pertemuan, termasuk hasil imbang dramatis 3-3 di Sardinia saat Gabriele Zappa mencetak dua gol di babak kedua.
Dari 46 pertemuan Serie A di Sardinia, Cagliari hanya meraih lima kemenangan. Kemenangan terakhir mereka atas Milan terjadi pada Mei 2017, lewat skor 2-1 yang ditentukan gol menit akhir Fabio Pisacane.
Perjuangan Cagliari Hindari Degradasi
Kini ditangani pelatih baru, Cagliari berjuang keras untuk bertahan di Serie A. Klub berjuluk Rossoblu itu hanya menang sekali dalam 12 laga liga sebelum secara mengejutkan menundukkan Torino pekan lalu. Sempat tertinggal, Cagliari bangkit lewat gol Matteo Prati dan penentu kemenangan Semih Kilicsoy di babak kedua.
Berada di posisi ke-14 klasemen, perjuangan lolos dari degradasi kembali menjadi agenda utama Cagliari pada tahun 2026. Menjamu salah satu raksasa Italia tentu menjadi tantangan berat untuk membuka tahun baru.
Kondisi Skuad Kedua Tim
Dari sisi tim tamu, Milan berharap Rafael Leao bisa terlibat setelah kembali berlatih penuh, meski kondisinya belum 100 persen. Sementara itu, Matteo Gabbia dan Santiago Gimenez dipastikan absen. Dengan Leao yang belum bugar sepenuhnya, Pulisic diprediksi akan berduet dengan Nkunku di lini depan dalam formasi andalan Allegri, 3-5-2.
Pulisic menjadi salah satu dari hanya empat pemain yang mencatat tiga kali brace di Serie A sepanjang 2025. Sedangkan Nkunku baru saja mencetak gol-gol liga pertamanya sejak terakhir kali melakukannya bersama Chelsea pada bulan Februari.
Cagliari mendapat kabar baik dengan kembalinya Juan Rodriguez dan Yerry Mina usai sakit. Namun, mereka masih kehilangan sejumlah pemain kunci, termasuk Andrea Belotti, Ze Pedro, Mattia Felici, dan Michael Folorunsho. Folorunsho baru menjalani operasi cedera MCL dan harus absen beberapa pekan, sedangkan Zito Luvumbo sedang memperkuat Angola di Piala Afrika.






