Tren

Valverde dan Rodrygo Menggila! Sisi Kanan Real Madrid Jadi Senjata Baru Penentu Kemenangan

Real Madrid sukses menemukan sumber ancaman baru yang mematikan dari sisi kanan lapangan. Kombinasi Federico Valverde dan Rodrygo tampil menentukan dalam kemenangan 2-1 atas Atletico Madrid pada semifinal Supercopa de Espana, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB.

Valverde membuka keunggulan melalui tendangan bebas, sementara Rodrygo memastikan kemenangan Los Blancos dengan gol keduanya. Kedua pemain ini beroperasi di sisi kanan, area yang kini justru menjadi jalur paling berbahaya dalam skema permainan Madrid.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Kemenangan ini bukan sekadar mengantar Real Madrid ke final. Laga tersebut juga menjadi penegasan bahwa perubahan peran di sisi kanan mulai membuahkan hasil nyata, mengubah dinamika serangan tim secara signifikan.

Valverde, Bek Kanan dengan Agresivitas Menyerang

Dalam beberapa pekan terakhir, Federico Valverde lebih sering ditempatkan sebagai bek kanan. Namun, perannya jauh dari bek kanan konvensional. Ia diberi kebebasan untuk naik, masuk ke half-space, bahkan muncul di area tembak.

Mobilitas dan agresivitas Valverde memungkinkan Madrid mengalirkan bola lebih cepat saat transisi. Ketika Madrid kehilangan bola, Valverde menjadi penutup ruang pertama. Saat bola direbut kembali, ia langsung berubah menjadi motor serangan. Gol tendangan bebasnya ke gawang Atletico menjadi simbol kepercayaan yang diberikan pelatih kepada pemain asal Uruguay tersebut.

Rodrygo Menemukan Ruang Idealnya

Di depan Valverde, Rodrygo mendapatkan peran yang lebih jelas sebagai winger kanan. Ia tidak lagi terlalu sering berpindah sisi, sehingga fokus pada eksploitasi ruang antara bek dan gelandang lawan.

Kecepatan akselerasi dan pergerakan diagonal Rodrygo membuat pertahanan Atletico beberapa kali terlambat bereaksi. Gol yang ia cetak di babak kedua lahir dari skema sederhana namun efektif: pergerakan cepat, sentuhan minimal, dan penyelesaian tepat sasaran.

Kombinasi ini terasa signifikan karena Rodrygo sebelumnya sempat dikritik akibat inkonsistensi performa. Laga Supercopa memberi sinyal bahwa kepercayaan diri sang winger mulai kembali.

Efek Domino dari Perubahan Taktik

Kombinasi Valverde dan Rodrygo juga memberi efek domino ke area lain. Ketika sisi kanan aktif, lawan terdorong menggeser blok pertahanan, membuka ruang bagi pemain Madrid lain di tengah. Catatan Mureks menunjukkan, pendekatan ini membuat Madrid tak lagi terlalu bergantung pada serangan dari sisi kiri, yang selama ini menjadi jalur utama mereka.

Pelatih Xabi Alonso menilai kontribusi Valverde bukan hanya soal gol. Ia menyebut,

Mureks