MAKASSAR – Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menorehkan prestasi dengan meluluskan 10 mahasiswa jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) asal Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Para mahasiswa ini berhasil menyelesaikan studi mereka hanya dalam kurun waktu tiga semester, menunjukkan efektivitas program.
Capaian ini menegaskan komitmen Unismuh Makassar dalam memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja serta pembelajaran nonformal dan informal yang telah dimiliki mahasiswa. Skema RPL dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan adaptif, khususnya bagi para praktisi dan pelaku usaha di sektor pertanian dan agribisnis.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
RPL: Akselerasi Studi Tanpa Kompromi Kualitas
Ketua Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, Muh. Ikmal Saleh, S.P., M.Si, menjelaskan bahwa RPL memungkinkan mahasiswa untuk menuntaskan pendidikan lebih cepat. “Program RPL memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi lebih singkat karena capaian pembelajaran sebelumnya diakui. Meski demikian, kualitas lulusan tetap terjaga,” ujar Ikmal.
Ia menambahkan, mahasiswa RPL Agribisnis dibekali dengan kompetensi akademik, manajerial, dan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Lulusan diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan di sektor pertanian, baik sebagai wirausahawan agribisnis, pendamping petani, maupun profesional di berbagai lembaga terkait. Mureks mencatat bahwa pendekatan ini krusial untuk mencetak SDM pertanian yang adaptif.
Dukungan Penuh Fakultas Pertanian
Dekan Fakultas Pertanian Unismuh Makassar, Dr. Ir. Andi Khaeriyah, M.Pd., IPU, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Program Studi Agribisnis dalam mengimplementasikan RPL secara optimal dan berkualitas. Menurutnya, program RPL merupakan inovasi pendidikan tinggi yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Fakultas Pertanian mendukung penuh pelaksanaan RPL karena mampu meningkatkan akses pendidikan, mempercepat peningkatan kualifikasi sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing lulusan,” kata Andi Khaeriyah.
Ia menegaskan bahwa Fakultas Pertanian Unismuh Makassar akan terus mendorong pengembangan program akademik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, tanpa mengesampingkan mutu pendidikan dan integritas akademik.
Dengan bertambahnya lulusan mahasiswa RPL Agribisnis ini, Fakultas Pertanian Unismuh Makassar optimistis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pengembangan pertanian berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.






