Seorang sopir Jaklingko di kawasan Buaran, Jakarta Timur, diberhentikan secara tidak hormat setelah terbukti menghina seorang penumpang dengan kata-kata kasar. Insiden yang terekam dalam video dan viral di media sosial ini langsung ditindaklanjuti oleh pihak Transjakarta.
Kejadian bermula saat penumpang tersebut hendak menaiki Jaklingko dari Mal Plaza Buaran. Menurut narasi yang beredar, sopir tidak mengizinkan penumpang untuk duduk di kursi depan kendaraan, memicu kekesalan dari penumpang.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Merasa tidak nyaman dengan perlakuan tersebut, penumpang kemudian merekam aksi sopir saat Jaklingko tiba di tujuan. Tindakan perekaman ini lantas memicu kemarahan sopir, yang berujung pada lontaran kata penghinaan ‘monyet’ kepada penumpang.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengambil tindakan tegas. “Kemarin sudah dilakukan penindakan tegas, berupa pemecatan,” kata Ayu saat dikonfirmasi pada Kamis (1/1).
Ayu menegaskan bahwa Transjakarta tidak akan menoleransi tindakan yang merugikan penumpang dan mencoreng citra layanan transportasi publik. Mureks mencatat bahwa insiden semacam ini seringkali menjadi sorotan publik terkait kualitas pelayanan.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, Transjakarta merespon serius kejadian ini,” imbuh Ayu, menekankan komitmen perusahaan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jasa angkutan umum.






