Nasional

Tragedi Warakas: Kakak Korban Tewas Sekeluarga Ungkap Sosok Siti Solihah yang Dikenal Baik

Suasana duka masih menyelimuti kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (3/1/2026). Di tengah kesedihan mendalam, Husni (56) berbagi kenangan tentang adiknya, Siti Solihah, yang ditemukan meninggal dunia bersama dua anaknya di rumah kontrakan mereka.

Siti Solihah, adik keempat dari enam bersaudara, dikenal sebagai sosok ibu yang ramah dan mudah bergaul. Husni, kakak pertamanya, menggambarkan adiknya sebagai pribadi yang cerdas dan disenangi banyak orang.

Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id

“Sosok ibu itu, jangankan dia keluar, di tetangga, saudara semua dikenal luwes bergaul. Dan murah senyum, kebetulan dia kan punya lulusan yang tinggi juga. Jadi kalau di jemaah masjid, di jemaah ibu-ibu, dia pintar dalam menjawab pertanyaan, kayak kuis misalnya. Komentar temen temennya, dia pintar nih, bukan sembarangan orang,” tutur Husni saat ditemui di rumah duka.

Husni juga menceritakan pertemuan terakhirnya dengan Siti Solihah, yang terjadi sekitar tiga hari sebelum insiden tragis tersebut. Pertemuan itu meninggalkan kesan mendalam baginya.

“Tiga hari sebelum kejadian. Saya lupa. Hari selasa atau hari senin gitu, dia berkunjung ke saya. Saya kan habis dirawat, dirawat, dn di sini baru dua hari, dia datang membawa ikan mentah, sop mentah, ini dimasak ya, bisa bantu ini aja katanya, iya ga apa apa. Itu aja,” ujar Husni dengan suara bergetar menahan tangis.

Tiga anggota keluarga yang tewas di rumah kontrakan kawasan Warakas telah dimakamkan pada Sabtu (3/1/2026) di TPU Rorotan, Jakarta Utara. Ketiga korban adalah Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14).

Prosesi pemakaman yang dimulai sekitar pukul 13.20 WIB diwarnai isak tangis keluarga. Khadafi, anak pertama Siti Solihah yang menemukan keluarganya dalam peristiwa nahas itu, tampak menaburkan bunga dan berdoa di makam.

“Teteh makasih banyak ya. Teteh udah hadir. Maaafin aku ya,” ucap Khadafi sambil menangis di makam kakaknya, Afiah.

Sementara itu, satu anggota keluarga lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian tiga anggota keluarga tersebut. Mureks mencatat bahwa proses autopsi telah selesai dilakukan, dan penyidik kini menunggu hasil pemeriksaan toksikologi. Hasil ini diharapkan dapat memastikan apakah terdapat unsur racun atau faktor lain yang menyebabkan para korban meninggal dunia.

Mureks