Tottenham Hotspur dilaporkan telah menetapkan harga jual sebesar 15 juta Euro untuk bek tengahnya, Radu Dragusin, di bursa transfer Januari 2026. Keputusan ini memicu persaingan sengit antara dua raksasa Serie A, AS Roma dan Fiorentina, yang sama-sama mengincar jasa pemain internasional Rumania tersebut.
Menurut laporan dari Corriere dello Sport, klub asal London Utara itu lebih memilih skema penjualan permanen untuk Dragusin. Namun, preferensi ini bertolak belakang dengan keinginan AS Roma dan Fiorentina yang justru lebih menyukai opsi peminjaman pemain.
Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.
AS Roma, yang dikenal dengan julukan Giallorossi, disebut telah memulai pembicaraan formal untuk mendatangkan bek berusia 23 tahun itu. Dragusin sendiri baru saja pulih dari cedera lutut serius yang sempat membekapnya.
Bagi Dragusin, kompetisi Serie A bukanlah hal asing. Sebelum bergabung dengan Tottenham di Premier League Inggris, ia pernah memperkuat klub-klub Italia seperti Juventus dan Genoa. Pengalaman ini menjadi nilai tambah bagi klub-klub Serie A yang meminatinya.
Selain Dragusin, catatan Mureks menunjukkan bahwa manajemen AS Roma juga memiliki beberapa alternatif lain. Salah satunya adalah Jayden Oosterwolde dari Fenerbahce, yang disebut lebih terbuka untuk kesepakatan pinjaman dengan opsi pembelian di akhir musim.
Target lain yang masuk radar Roma adalah Axel Disasi dari Chelsea. Namun, potensi kepindahan Disasi ke Italia sangat bergantung pada keputusan Chelsea terkait pemutusan kontrak pinjaman pemain lain di luar negeri.
Dengan sikap tegas Tottenham mengenai mekanisme transfer dan minat kuat dari dua klub Italia, persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Radu Dragusin diperkirakan akan semakin memanas menjelang penutupan bursa transfer musim dingin.






